facebook

Kisah Mas Wahidi, Pria Muslim 29 Tahun Kerja di Katedral Jakarta

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Kisah Mas Wahidi, Pria Muslim 29 Tahun Kerja di Katedral Jakarta
Kisah Toleransi Beragama Mas Wahidi. (TikTok)

"Jadi teman-teman, toleransi beragama itu tidak perlu dari hal yang besar," ungkap pengunggah cerita.

Kisah Toleransi Beragama Mas Wahidi. (TikTok)
Kisah Toleransi Beragama Mas Wahidi. (TikTok)

"Sambil terharu dia berkata, banyak hlo mbak umat yang sering mengingatkan saya untuk ibadah atau sekedar bertanya, 'Sudah salat belum mas?'" ungkap perempuan ini menirukan Wahidi.

Karena itu, kisah Wahidi diharapkan dapat menebarkan benih kasih dan toleransi antar umat beragama. Terlebih, toleransi beragama bisa dilakukan dari hal-hal yang sederhana.

"Jadi teman-teman, toleransi beragama itu tidak perlu dari hal yang besar. Dari cerita mas Wahidi saja, kita cukup kan merasakannya?" pungkas perempuan ini.

Terakhir, sosok Wahidi juga memberikan pesan langsung terhadap masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk selalu bersemangat dan saling menghormati.

Baca Juga: Viral, Orang Ini Cari Habib Bahar: Jangan Sok Jago Kamu

"Salam dari Katedral Jakarta, semangat. Salam toleransi," ucap Wahidi.

Kisah Toleransi Beragama Mas Wahidi. (TikTok)
Kisah Toleransi Beragama Mas Wahidi. (TikTok)

Kisah kehangatan sosok Wahidi dengan umat Katolik di Katedral Jakarta mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 460 ribu kali dan mendapatkan 70 ribu tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pujian. Mereka menuliskan beragam komentar positif dan mengapresiasi sikap toleransi di lingkungan Katedral Jakarta. Bahkan, tidak sedikit yang menceritakan kisah serupa.

"Subhanallah, makasih toleransinya untuk umat yang beribadah di katedral," ungkap warganet.

"Adem banget rasanya lihat toleransi gini," aku warganet.

Baca Juga: Viral Video Gaga Bahas Wanita Idaman: Gue Paling Gak Suka Cewek Kakinya Jelek

"Nangis banget, masyaallah terharu," tambah yang lain.

Komentar