facebook

Tanggapi Penjelasan Dirut Ancol soal Pinjaman 1,2 Triliun, Ferdinand: Janggal Sekali

Aprilo Ade Wismoyo
Tanggapi Penjelasan Dirut Ancol soal Pinjaman 1,2 Triliun, Ferdinand: Janggal Sekali
Rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan pihak Ancol di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/12/2021). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Pinjaman itu disebut digunakan untuk gaji karyawan dan biaya pakan hewan.

Suara.com - Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi pinjaman yang diterima Ancol dari Bank DKI.

Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Ferdinand Hutahaean menyoroti pernyataan Dirut Ancol yang menyebut dana pinjaman itu digunakan untuk gaji karyawan dan biaya pakan hewan.

Ferdinand lantas menilai hal tersebut sangat janggal. Ia juga menyebut bahwa hewan di Ancol jumlahnya tak banyak.

"1,2 T untuk makan hewan dan gaji karyawan Ancol? Kenapa rasanya janggal sekali ya? Uang sebanyak ini hanya untuk makan hewan dan gaji karyawan? Dan untuk periode berapa lama utang ini? Padahal hewan di Ancol tidak banyak. Anehh..!!" tulis Ferdinand Hutahaean dalam cuitannya, dikutip Suara.com, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga: Polemik Rp1,2 Triliun, Komisi B Cek Ancol dan Area Sirkuit Formula E Hari Ini

Cuitan Ferdinand Hutahaean (Twitter)
Cuitan Ferdinand Hutahaean (Twitter)

Sebelumnya, Ferdinanad telah terlebih dahulu menanggapi sebuah artikel yang memuat pernyataan Dirut Ancol tersebut.

Ferdinand tampak kaget mengetahui alokasi dana pinjaman 1,2 Triliun rupiah untuk gaji karyawan dan membeli pakan hewan.

"1,2 T untuk biaya makan hewan dan Gaji? Apakah hewan itu termasuk Tuyul Yaman Ancol?" tulis Ferdinand dalam cuitannya yang lain.

Diberitakan sebelumnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI menyalurkan kredit senilai Rp1,2 triliun kepada Pembangunan Jaya Ancol. Dana tersebut bakal dipakai untuk beragam keperluan seperti operasional hingga pengembangan sarana di tempat wisata itu.

Penandatanganan perjanjian kredit tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali, dengan Direktur Keuangan Bank DKI, Romy Wijayanto di Candi Bentar Ancol, Jakarta Utara, Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Kredit Rp1,2 Triliun Bukan untuk Formula E, Ancol: Pengajuan Pinjaman Sudah Jauh Hari

Sedangkan untuk penandatanganan nota kesepahaman layanan pemasaran digital dilakukan oleh Direktur Pembangunan Jaya Ancol, Febrina Intan dengan Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar