Kumpulan Kontroversi Edy Rahmayadi, yang Terbaru Jewer Pelatih Biliar di Muka Umum

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 19:21 WIB
Kumpulan Kontroversi Edy Rahmayadi, yang Terbaru Jewer Pelatih Biliar di Muka Umum
Kumpulan Kontroversi Edy Rahmayadi, yang Terbaru Jewer Pelatih Biliar di Muka Umum - Edy Rahmayadi (sebagai Ketum PSSI) bersama jajarannya berbicara saat konferensi pers tentang insiden meninggalnya pendukung Persija di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (25/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Nama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, telah cukup sering muncul berkat kontroversi yang dibuatnya. Yang terbaru, kontroversi Edy Rahmayadi adalah terkait dengan acara penyerahan atlet dan pelatih berprestasi di PON Papua XX.

Kontroversi Edy Rahmayadi Terkait Acara Tersebut

Apakah Anda bisa menebak apa yang kira-kira dilakukan oleh beliau? Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi jewer pelatih biliar, Coki Aritonang. Hal ini ditengarai karena Coki Aritonang tak turut memberikan tepuk tangan saat sang gubernur memberikan kata sambutan.

Aksi ini diawali dari pemanggilan Coki oleh Edy Rahmayadi, kemudian ditanyai terkait perannya. Setelah menjawab, Coki justru mendapat jeweran. Meski awalnya disambut dengan gelak tawa, namun kemudian suasana hening saat Coki diusir keluar oleh gubernur.

Bahkan sang gubernur juga berkata bahwa harus diadakan evaluasi untuk Kadispora dan Ketua KONI, dimana atlet dan pelatih yang tak pantas tak perlu dipakai lagi.

Tentu hal ini juga direspon beragam oleh netizen yang melihat video yang cepat tersebar tersebut. Sebab tak kali ini saja sang gubernur melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan kontroversial. Lalu apa kontroversi Edy Rahmayadi lainnya?

Tangkapan Layar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar Gegara Tak Tepuk Tangan. [Ist]
Tangkapan Layar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar Gegara Tak Tepuk Tangan. [Ist]

Pernyataan Kontroversial Lain yang Pernah Diungkapkan

Jika ditilik beberapa tahun ke belakang, beberapa pernyataan juga dinilai cukup kontroversial. Pernyataan ini muncul saat beliau menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Berikut beberapa kontroversi Edy Rahmayadi saat menjabat sebagai Ketum PSSI.

1. Edy Rahmayadi melarang pemain Indonesia berkarier di Malaysia. Hal ini menyusul kepergian Evan Dimas dan Ilham Udin ke Liga Malaysia. Kemudian dikatakan,

"Siapa mereka (Selangor FA)? Seenaknya saja mengontrak-ngontrak. Kalau mata duitan, ya repot juga kita. Tidak ada jiwa nasionalisme (Evan dan Ilham). Nanti akan saya kumpulkan segera," kata Edy di Kantor Makostrad, Gambir pada Rabu (6/12/2017) lalu.

2. Tamparan pada suporter. Hal ini terjadi di tahun 2018, saat pertandingan Persela Lamongan dan PSMS Medan. Edy yang menonton pertandingan di kursi VVIP kemudian turun, dan menyambangi seorang suporter yang terlihat menyalakan flare.

Dalam video yang beredar, beliau tampak menampar seorang suporter. Meski kemudian dibantah dengan ungkapan hanya menepuk saja.

3. Ucapan "Wartawan Harus Baik"

Edy Rahmayadi pernah memberikan pernyataan yang dianggap publik tidak masuk akal saat ia ditanya oleh wartawan. Saat itu Edy diwawancara perihal kinerja timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

Ia justru menjawab, "Wartawannya yang harus baik. Kalau wartawannya baik, nanti timnasnya baik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pantas Jewer Pelatih Biliar, Gerindra Sarankan Gubernur Edy Minta Maaf ke Choki

Tak Pantas Jewer Pelatih Biliar, Gerindra Sarankan Gubernur Edy Minta Maaf ke Choki

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:43 WIB

Iwan Bule Mau Masuk Ruang Ganti Pemain Timnas, Legislator: Fokus Siapkan Bonus Saja!

Iwan Bule Mau Masuk Ruang Ganti Pemain Timnas, Legislator: Fokus Siapkan Bonus Saja!

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 13:37 WIB

Profil Edy Rahmayadi: Gubernur Sumut yang Jewer dan Usir Pelatih Biliar

Profil Edy Rahmayadi: Gubernur Sumut yang Jewer dan Usir Pelatih Biliar

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:10 WIB

Warganet Soroti Aksi Edy Rahmayadi Jewer dan Usir Pelatih Biliar: Gila Hormat

Warganet Soroti Aksi Edy Rahmayadi Jewer dan Usir Pelatih Biliar: Gila Hormat

Hits | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB