Kenapa Tahun Baru Identik dengan Terompet? Ini Alasannya

Rifan Aditya

Jum'at, 31 Desember 2021 | 20:09 WIB
Kenapa Tahun Baru Identik dengan Terompet? Ini Alasannya
Kenapa Tahun Baru Identik dengan Terompet? Ini Alasannya - Pak Lantur yang sedang menggantung terompet hasil kerajinannya di daerah Glodok, Jakarta Barat, Minggu (29/12).(suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - Beberapa jam lagi pergantian tahun akan tiba. Dalam menyambut malam tahun baru, kita biasanya meniup terompet. Lalu kenapa tahun baru identik dengan terompet?

Sebelum perayaan tahun baru, kita biasanya menjumpai orang-orang yang menjual berbagai macam benda yang identik dengan tahun baru, seperti kembang api dan terompet. Meskipun begitu masih belum terjawab rasa penasaran kenapa tahun baru identik dengan terompet.

Setiap tahun banyak orang meniup terompet sebagai bentuk merayakan tahun baru. Terompet memiliki berbagai macam bentuk dan warna yang dijual mulai dari harga Rp 5 ribu bahkan hingga ratusan ribu tergantung dari kualitas terompet itu sendiri.

Namun tahukah bahwa meniup terompet di malam perayaan tahun baru memiliki makna dan sejarah sendiri? Lebih lengkapnya simak informasi berikut ini.

Sejarah Meniup Terompet

Ternyata tradisi meniup terompet di tahun baru berasal dari orang Yahudi. Bangsa Yahudi menyambut perayaan tahun baru dengan cara meniup terompet. Perlu diketahui bahwa perayaan tahun baru Yahudi jatuh pada bulan ke-7 dalam kalender Yahudi atau yang dikenal dengan kalender Julian.

Pergantian tahun Yahudi terjadi pada bulan ke-7 yakni Tisyri. Saat Romawi Kuno menguasai bangsa Yahudi pada 63 SM, sistem kalender mereka diubah menjadi kalender Gregorian yang digunakan hingga sekarang.

Alasan Menggunakan Terompet

Budaya meniup terompet oleh bangsa Yahudi kemudian diadopsi oleh Romawi Kuno yang kemudian bertahan hingga sekarang. Tujuan bangsa Yahudi meniup terompet saat tahun baru adalah untuk mengumpulkan orang untuk melakukan ibadah. Perayaan tahun baru Yahudi adalah Rosh Hashanah.

baca juga

Pada malam tahun baru, mereka melakukan ibadah dengan meniup terompet yang bernama Shofar. Shofar merupakan sebuah terompet yang terbuat dari tanduk seekor Greater Kudu. Shofar termasuk salah satu jenis terompet tertua di dunia yang sudah ada sejak 1.500 SM.

Dengan populernya Shofar, membuat kini berbagai instrumen musik bermunculan pada masa Renaissance dan masih digunakan hingga saat ini.

Demikian adalah asalan kenapa tahun baru identik dengan terompet. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kamu seputar sejarah menggunakan terompet dalam perayaan tahun baru. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam Tahun Baru 2022 Kumpul di Bundaran HI, Warga Disuruh Satpol PP Pulang

Malam Tahun Baru 2022 Kumpul di Bundaran HI, Warga Disuruh Satpol PP Pulang

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 20:04 WIB

Kumpulan Gambar Ucapan Tahun Baru 2022, Download Gratis dan Share di WA, FB, dan IG

Kumpulan Gambar Ucapan Tahun Baru 2022, Download Gratis dan Share di WA, FB, dan IG

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 20:04 WIB

Jelang Tahun Baru, Hong Kong Justru Temukan Klaster Omicron Pertamanya

Jelang Tahun Baru, Hong Kong Justru Temukan Klaster Omicron Pertamanya

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 19:35 WIB

Begini Cara Rayakan Tahun Baru Agar Tidak Tertular Varian Omicron

Begini Cara Rayakan Tahun Baru Agar Tidak Tertular Varian Omicron

Lifestyle | Jum'at, 31 Desember 2021 | 19:55 WIB

Terkini

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat

Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi

Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:44 WIB

×