Gadis 17 Tahun Bunuh Diri Setelah Fotonya Dicatut dan Jadi Korban Pemerasan

Siswanto

Kamis, 06 Januari 2022 | 11:23 WIB
Gadis 17 Tahun Bunuh Diri Setelah Fotonya Dicatut dan Jadi Korban Pemerasan
BBC

Suara.com - Dua orang ditangkap di Mesir terkait aksi bunuh diri seorang gadis remaja setelah dia diduga diperas dengan gambar-gambar tidak senonoh yang dimanipulasi secara digital.

Saudara kandung korban bernama Basant Khaled, 17, mengatakan kepada situs berita Youm7 bahwa gambar-gambar palsu dari foto korban yang dicatut telah tersebar luas setelah dia menolak ajakan untuk berkencan dengan seorang pemuda.

Setelah foto itu dilihat oleh teman-temannya, Basant menjadi depresi dan menelan pil beracun, kata saudaranya.

Baca juga:

Berita kematiannya memicu kemarahan di media sosial dan para warganet menuntut keadilan.

Tagar berbahasa Arab, yang artinya "Hak-hak Basant Khaled harus dipulihkan" menjadi trending di Twitter.

Banyak warganet memposting gambar surat yang kabarnya ditulis Basant kepada ibunya, saat dia mengutarakan ketidakbersalahannya.

"Bu, aku harap Ibu mengerti bahwa saya bukan gadis seperti itu. Foto-foto ini palsu, saya bersumpah demi Tuhan," tulis surat itu.

"Bu, aku seorang gadis muda dan aku tidak pantas menerima apa yang terjadi padaku. Aku sangat tertekan. Aku tidak tahan lagi dengan ini. Aku lelah. Aku tercekik."

"Kami yakin dia tidak bersalah dan kami mencoba untuk mendukungnya. Tapi dia tidak tahan dengan komentar orang-orang," kata saudaranya.

"Kami tidak akan melepaskan hak Basant. Siapapun yang menyebabkan kematiannya harus dihukum," lanjutnya.

Gambar-gambar palsu itu diduga dibuat menggunakan foto Basant yang dicuri dari ponselnya setelah dia mengklik tautan yang dikirim oleh seorang pemuda yang dia tolak untuk berkencan, ungkap Youm7 mengutip pengacara keluarga tersebut.

Baca juga:

Pengacara tersebut mengajukan pengaduan di sebuah kantor polisi di kota Kafr al-Zayat, di provinsi utara Gharbia, yang menyebutkan nama pemuda dan satu orang lainnya yang dusebut Basant terlibat sebelum dia meninggal.

Kementerian dalam negeri mengatakan ayah Basant belum mengajukan pengaduan. Tetapi aparat keamanan telah menahan dua tersangka setelah muncul berita dan laporan media sosial.

Jaksa penuntut umum telah memulai penyelidikan kasus itu terkait tuduhan pemerasan.


Jika Anda, sahabat, atau kerabat memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas, Rumah Sakit terdekat, atau Halo Kemenkes dengan nomor telepon 1500567.

Anda juga dapat mencari informasi mengenai depresi dan kesehatan jiwa pada lamanintothelightid.orgdan Yayasan Pulih pada laman yayasanpulih.org.


Anda mungkin juga tertarik dengan tayangan berikut ini:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap di Bali, Warga Asal Kanada Bantah Buronan Interpol dan Klaim Diperas Oknum

Ditangkap di Bali, Warga Asal Kanada Bantah Buronan Interpol dan Klaim Diperas Oknum

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 21:47 WIB

Dituduh Selingkuh, Seorang Pria di Pangkalan Jati Hampir Jadi Korban Pemerasan Dimintai Uang Rp90 Juta

Dituduh Selingkuh, Seorang Pria di Pangkalan Jati Hampir Jadi Korban Pemerasan Dimintai Uang Rp90 Juta

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 10:57 WIB

Uang Belum Dikembalikan Penuh, Korban Pemerasan Polisi Soal Kasus Jam Tangan Mewah Richard Mille Protes

Uang Belum Dikembalikan Penuh, Korban Pemerasan Polisi Soal Kasus Jam Tangan Mewah Richard Mille Protes

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:19 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB