PTM Baru Dimulai, Seorang Murid Sekolah Tewas dengan Celurit Menancap di Kepalanya

Sabtu, 08 Januari 2022 | 12:01 WIB
PTM Baru Dimulai, Seorang Murid Sekolah Tewas dengan Celurit Menancap di Kepalanya
Ilustrasi tawuran antarwarga. Polisi meringkus enam pelaku tawuran di Belawan, Kota Medan. Tawuran tersebut diketahui terjadi pada Rabu (21/7/2021) dini hari. [Antara]

Suara.com - Empat remaja ditetapkan menjadi tersangka kasus kekerasan yang menewaskan seorang pelajar, RC (15), di Cengkareng, Jakarta Barat. RC yang diduga menjadi korban salah sasaran itu meninggal dengan celurit menancap di kepalanya.

Keempat remaja yang menjadi tersangka, AF (16), AR (15), AS (18), dan AS (15). AF dan AR dijerat dengan UU Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun. Sedangkan AS (18) dan AS (15) dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Polisi juga mengamankan 21 remaja yang terlibat tawuran, termasuk tiga rekan RC.

Pada Rabu (5/1/2022), sepulang sekolah, RC bersama  lima temannya pergi ke Menteng Pulo untuk bermain playstation.

Mereka mengendarai dua sepeda motor.

Polisi mengatakan sesampai di Taman Kencana, rombongan RC berpapasan dengan kelompok pelajar dari sekolah lain.

Kelompok pelajar itu rupanya baru terlibat tawuran dengan anak sekolah lain.

Kelompok pelajar berteriak-teriak ke arah rombongan RC. 

Beberapa saat kemudian, muncul gerombolan pelajar dari sekolah lainnya lagi yang sebelumnya terlibat tawuran.

Baca Juga: Viral Pemotor Terobos IGD Bawa Korban Salah Bacok Gegara Tawuran, Kondisi Memprihatinkan

Tawuran kembali pecah, sementara rombongan RC masih di dekat lokasi.

"Tiba-tiba ada sekelompok anak yang akan tawuran melempar senjata tajam mengenai kepala korban (RC)," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cengkareng Inspektur Polisi Satu Tri Bintang Baskoro, Sabtu (8/1/2022).

Peristiwa ketika RC menjadi korban salah sasaran terekam video.

Dalam video berdurasi 10 detik, RC dengan celurit menancap di kepalanya dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor oleh kedua temannya.

Nyawa RC tidak tertolong. 

Pandangan KPAI

Kepala Divisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi  Komisi Perlindingan Anak Indonesia Jasra Putra mengatakan pembelajaran tatap muka pelajar yang baru saja dimulai terciderai oleh aksi kekerasan di Cengkareng.

"Tentu sangat tidak di inginkan para orang tua, di tengah semangat anak-anak mereka kembali sekolah, dengan 100 persen PTM, setelah dua tahun pandemi di rumah saja. Kekerasan anak seperti tawuran kerap terjadi selepas jam sekolah selesai," kata Jasra, Sabtu (8/1/2021).

Persoalan mengisi waktu luang dan tidak adanya kegiatan yang tersistem dan terstruktur, menurut Jasra, menjadi penyebab utamanya.

Jasra mengatakan anak-anak selepas sekolah memiliki kebutuhan menyalurkan energi lebihnya dan perlu tempat dalam menyalurkan bakat dan minatnya.

Banyak anak-anak yang terjebak dalam pergaulan yang diwarnai kekerasan akibat tidak mendapatkan tempat dalam mengisi waktu luang sehingga dalam konteks ini mereka cuma ikut-ikutan.

Jasra berpendapat pengawasan dari orang tua selepas anak selesai jam belajar di sekolah menjadi sangat penting. Karena kecenderungan terjadinya kekerasan atau tawuran pelajar berlangsung setelah pulang dari sekolah.

"Apalagi kondisi emosional di masa pandemi berpotensi anak memiliki agresifitas yang tinggi," kata dia.

Jasra mengajak orang tua, guru hingga semua pihak bisa memampukan pelajar dalam mengendalikan emosi selama PTM di masa pandemi. Misalnya menciptakan kegiatan yang penuh makna agar tidak direbut aksi-aksi kekerasan.

"Kita tidak ingin PTM yang baru dimulai ini, terciderai dengan aksi tawuran pelajar dan kekerasan pelajar," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI