Mengenal Sejarah dan Makna Angpao dalam Tradisi Perayaan Imlek

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:39 WIB
Mengenal Sejarah dan Makna Angpao dalam Tradisi Perayaan Imlek
Ilustrasi angpao, sejarah dan makna angpao dalam tradisi imlek (Freepik)

Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2022 akan jatuh pada Selasa, 1 Februari 2022 mendatang. Tahun Baru Imlek selalu disambut secara meriah dengan berbagai tradisi yang ada, salah satunya adalah dengan memberikan angpao kepada orang lain. Seperti apa sejarah dan makna angpao?

Angpao merupakan sebuah amplop berisikan uang yang diberikan kepada anak-anak, orang tua maupun orang yang belum menikah. Biasanya angpao dibungkus dengan kertas merah yang memiliki arti sebuah harapan bahwa penerima angpao akan mendapatkan keberuntungan serta nasib yang baik di sepanjang tahun. Lantas, seperti apa sejarah dan makna angpao?

Selain itu, warnah merah dalam angpao juga menggambarkan rasa gembira, semangat dan energi positif kepada siapa saja yang menerimanya. Angpao biasanya dibagikan pada saat malam perayaan Imlek atau saat beribadah di Vihara.

Lantas bagaimana sejarah dan makna angpao dalam tradisi Imlek setiap tahunnya? Simak ulasannya berikut ini.

Sejarah Angpao

Diketahui, angpao berasal dari Dinasti Qin di China pada 221 SM hingga 206 SM. Pada masa itu, orang tua memberikan koin yang diikat dengan benang merah dan diberikan kepada anak muda. Angpao tersebut dikenal sebagai ya sui qian.

Tujuan dari koin tersebut adalah untuk mengusir roh jahat serta dapat melindungi siapa pun penerimanya dari penyakit dan kematian. Lalu, ya sui qian diganti dengan amplop merah hingga sekarang. Koin tersebut diletakkan di dalam amplop merah yang kemudian diberikan kepada anak-anak sebagai simbol mengharap umur panjang.

Diketahui, asal mula ya sui qian berasal dari sebuah kisah iblis jahat bernama Sui. Anak-anak yang disentuh kepala saat tidur oleh Sui dapat jatuh sakit dan meninggal dunia. Orang tua terjaga setiap malam dan berdoa agar diberikan umur panjang kepada anaknya dan koin tersebut diletakkan di bawah bantal untuk mengelabuhi iblis jahat Sui tersebut.

Makna Angpao

baca juga

Angpao diberikan pada perayaan Tahun Baru Imlek yang menggambarkan kepedulian kepada sesama. Selain itu, angpao juga selalu identik dengan warna merah yang bermakna semangat, keberuntungan, kebaikan, kesejahteraan dan mengusir energi-energi negatif. Bagi siapa saja penerimanya, diharapkan akan memiliki nasib yang baik sepanjang tahun.

Demikian adalah sejarah dan makna angpao dalam tradisi Imlek yang dapat kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Gong Xi Fa Cai, Diucapkan Saat Tahun Baru Imlek

Arti Gong Xi Fa Cai, Diucapkan Saat Tahun Baru Imlek

Jakarta | Selasa, 11 Januari 2022 | 13:35 WIB

10 Ucapan Imlek 2022 untuk Harapan dan Kemakmuran

10 Ucapan Imlek 2022 untuk Harapan dan Kemakmuran

Jakarta | Selasa, 11 Januari 2022 | 13:22 WIB

Asal Usul Hari Valentine yang Diperingati 14 Februari, Berawal dari Larangan Menikah Muda

Asal Usul Hari Valentine yang Diperingati 14 Februari, Berawal dari Larangan Menikah Muda

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 14:05 WIB

Legenda Nian, Asal Usul Imlek Identik Warna Merah

Legenda Nian, Asal Usul Imlek Identik Warna Merah

Jakarta | Selasa, 11 Januari 2022 | 13:05 WIB

Bagaimana Sih Cara Membuat Ucapan Imlek yang Benar?

Bagaimana Sih Cara Membuat Ucapan Imlek yang Benar?

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 13:03 WIB

20 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin

20 Ucapan Imlek Bahasa Mandarin

News | Senin, 10 Januari 2022 | 15:35 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×