Emak-emak Sudah Menjerit, Gus Muhaimin: Kok Minyak Goreng Masih Mahal

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:45 WIB
Emak-emak Sudah Menjerit, Gus Muhaimin: Kok Minyak Goreng Masih Mahal
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar meminta pemerintah tidak diam saja atas kenaikkan harga minyak goreng. Pemerintah diminta segera mencarikan solusi tepat membuat harga minyak goreng stabil dan terjangkau kembali bagi masyarakat.

Pasalnya, kata Muhaimin, mahalnya harga minyak goreng sudah membuat emak-emak dan para pedagang kecil menjerit. Bahkan, warteg yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara bersiap menaikkan harga jual.

Muhaimin sendiri merasa aneh dengan harga minyak goreng yang masih mengalami kenaikkan. Padahal, menurut dia momen-momen hari besar, semisal Natal dan tahun baru sudah lewat.

Ia khawatir apabila harga minyak goreng terus naik, hal itu menambah beban berat masyarakat.

”Saya mendapatkan banyak keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga minyak goreng ini. Ini aneh karena momentum Natal dan Tahun baru juga sudah lewat, tapi kok hingga saat ini harga minyak goreng masih cukup tinggi,” kata Muhaimin, Rabu (12/1/2022).

Muhaimin memahami kenaikkan harga minya goreng dipengaruhi dipengaruhi harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) internasional.

Karena itu, kenaikkan tersebut harus segera ditangani lewat solusi yang tepat, semisal operasi pasar atau langkah-langkah strategis lainnya.

"Pokoknya ini harus dicarikan solusi secepat mungkin agar rakyat tidak terlampau lama kesulitan harena harga minyak goreng,” kata Muhaimin.

Warteg Bersiap Naik Harga

Pemilik usaha Warung Tegal atau warteg di Ibu Kota bakal menaikkan harga menu makan apabila harga minyak goreng masih mahal.

Ketua Komunitas Warteg Nusantara atau Kowantara, Mukroni, mengatakan harga minyak goreng yang saat ini berkisar Rp40 ribu per dua liter memberatkan pemilik warteg.

"Masih memberatkan. Rata-rata per harinya kami menggunakan 2-4 liter," kata Mukroni di Jakarta, Senin (10/1/2021).

Mukroni mengatakan bahwa pengusaha warteg sebenarnya juga keberatan menaikkan harga menu karena takut kehilangan pelanggan dan daya beli warga yang belum pulih terkena dampak pandemi Covid-19.

Dia juga mengatakan bahwa dari harga sejumlah barang sembako yang naik di pasaran hingga kini baru harga telur yang turun, sementara harga kebutuhan pokok lainnya masih mahal.

Mukroni mengatakan apabila hingga akhir Januari 2022 harga minyak belum turun, maka anggotanya yang berjumlah 10 ribu pengusaha warteg akan menaikkan harga.

"Kalau harga tidak turun kemungkinan para pedagang warteg menaikkan harga," ujar Mukroni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal Operasi Pasar Minyak Goreng di Sumsel

Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal Operasi Pasar Minyak Goreng di Sumsel

Sumsel | Rabu, 12 Januari 2022 | 06:15 WIB

Pemprov Sumut Akan Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Pemprov Sumut Akan Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Sumut | Rabu, 12 Januari 2022 | 07:35 WIB

Harga Minyak Goreng di Sekadau Tinggi, Warga Pilih Konsumsi Sayur Rebus

Harga Minyak Goreng di Sekadau Tinggi, Warga Pilih Konsumsi Sayur Rebus

Kalbar | Selasa, 11 Januari 2022 | 20:41 WIB

Naiknya Harga CPO Disinyalir Menjadi Penyebab Minyak Goreng Mahal di Sekadau

Naiknya Harga CPO Disinyalir Menjadi Penyebab Minyak Goreng Mahal di Sekadau

Kalbar | Selasa, 11 Januari 2022 | 19:35 WIB

Harga Pupuk Nonsubsidi Mencekik Petani, Gus Muhaimin: Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Harga Pupuk Nonsubsidi Mencekik Petani, Gus Muhaimin: Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

DPR | Selasa, 11 Januari 2022 | 17:21 WIB

Apes! Harga Lagi Mahal, Minyak Goreng Milik Warganet Malah Dipakai Renang Hewan ini

Apes! Harga Lagi Mahal, Minyak Goreng Milik Warganet Malah Dipakai Renang Hewan ini

Hits | Selasa, 11 Januari 2022 | 14:47 WIB

Megawati Kritik Jokowi, Heran Harga Cabai dan Minyak Goreng Naik: Kok Klasik Amat Ya?

Megawati Kritik Jokowi, Heran Harga Cabai dan Minyak Goreng Naik: Kok Klasik Amat Ya?

Sumsel | Selasa, 11 Januari 2022 | 14:21 WIB

Terkini

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB