Kemenkes Perkirakan Covid-19 Naik Hingga 60 Ribu Kasus pada Februari Akibat Omicron

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 13 Januari 2022 | 15:00 WIB
Kemenkes Perkirakan Covid-19 Naik Hingga 60 Ribu Kasus pada Februari Akibat Omicron
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Suara.com - Pemerintah memperkirakan lonjakan Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada awal Februari 2022. Ini berdasarkan pengalaman dari lonjakan di banyak negara yang terjadi 40 hari setelah kasus pertama ditemukan di negara lain.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan lonjakan Omicron yang terjadi diperkirakan bisa mencapai 40-60 ribu kasus dalam tiga pekan menuju awal Februari mendatang.

"Kalau prediksi kasus Omicron sepertinya para ahli masih prediksi ya, tapi mungkin mencapai 40-60 ribu total kasus Covid-19 ya," kata Nadia saat dihubungi, Kamis (13/1/2021).

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan protokol kesehatan serta mendapatkan vaksinasi Covid-19 di tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Terlebih pemerintah sudah memulai vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster bagi kelompok rentan seperti lansia dan kelompok komorbid dengan immunocompromised.

"Orang yang sudah divaksin saja masih bisa terkena apalagi kalau tidak divaksin, gejalanya bisa menjadi parah dan bahkan jumlah orang yang tertular dengan gejala berat pasti kondisinya akan lebih berat dibanding dengan varian delta," jelasnya.

Sejauh ini, Kemenkes mencatat kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah hingga mencapai 506 orang per Senin (10/1/2022).

Penambahan kasus masih didominasi oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke tanah air, dari 506 kasus konfirmasi Omicron, sebanyak 415 merupakan PPLN dan 84 kasus transmisi lokal.

Kebanyakan kasus tidak menunjukan gejala atau memiliki gejala yang ringan, sehingga tidak membutuhkan perawatan serius di rumah sakit.

Oleh sebab itu, Kemenkes akan memaksimalkan penggunaan telemedicine bagi pasien Omicron yang isolasi mandiri di rumah.

Selain itu Kemenkes juga akan menyertakan penggunaan obat monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien COVID-19 gejala ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Minta Dinkes Pakai Vaksin Dekat Masa Kedaluarsa

Kemenkes Minta Dinkes Pakai Vaksin Dekat Masa Kedaluarsa

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kemenkes: Ibu Hamil dan Menyusui Divaksin Booster Setelah Lansia

Kemenkes: Ibu Hamil dan Menyusui Divaksin Booster Setelah Lansia

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:16 WIB

Ansar Ahmad Minta Alat WGS ke Kemenkes untuk Cegah Omicron ke Batam

Ansar Ahmad Minta Alat WGS ke Kemenkes untuk Cegah Omicron ke Batam

Batam | Kamis, 13 Januari 2022 | 12:42 WIB

Kemenkes: Warga Usia 18 Tahun ke Atas Suntik Vaksin Booster Awal Februari

Kemenkes: Warga Usia 18 Tahun ke Atas Suntik Vaksin Booster Awal Februari

News | Rabu, 12 Januari 2022 | 18:02 WIB

Terkini

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB