Tewas Ditusuk, Pratu Sahdi Ternyata Anggota Pasukan Elit Kostrad

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 23:08 WIB
Tewas Ditusuk, Pratu Sahdi Ternyata Anggota Pasukan Elit Kostrad
ilustrasi pembunuhan. [Envato Elements]

Suara.com - Anggota TNI AD Pratu Sahdi (23) yang ditusuk oleh orang tidak dikenal hingga tewas di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara bertugas di Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati. Pratu Sahdi termasuk sebagai satuan elit.

Tempat tugasnya Pratu Sahdi yakni Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati yang bermarkas di Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat tersebut berada di bawah naungan Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapen Kostrad Kolonel Inf Haryantana saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (17/1/2022). "Iya itu anggota Kostrad," kata Kolonel Inf Haryantana.

Menurut Pasal 49 Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi TNI, Kostrad bertugas menyelenggarakan operasi pertahanan keamanan tingkat stratgeis sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

Sebagai pasukan operasi terdepan TNI AD, maka tidak mudah untuk menjadi anggota untuk memperoleh brevet Cakra. Cakra sendiri menjadi lambang Kostrad.

Melansir dari tniad.mil.id, seorang prajurit Kostrad dilatih supaya memiliki kemahiran dan kemampuan dalam gerakan perorangan, bernavigasi darat, bela diri dan menembak dengan nilai minimal 80 serta fisik yang prima.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Wibowo mengungkap Pratu Sahdi hendak ke Jakarta bukan untuk bertugas. Korban berada di Jakarta untuk keperluan berobat.

"Kebetulan korban ini sedang berobat, terapi dan berada di Jakarta, sampai terjadi peristiwa tersebut," ujarnya kepada wartawan di Mabes Polres Metro Jakarta Utara.

Baru Tiga Pelaku Tertangkap

Dalam kasus ini, terdapat enam pelaku, dan tiga di antaranya telah ditangkap. Sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

Sejauh ini 11 saksi telah diperiksa. Kata Wibowo 10 di antaranya merupakan masyarakat sipil dan satu anggota TNI, rekan korban.

Pratu Sahdi tewas setelah ditusuk komplotan bersenjata tajam. Dia ditusuk sebanyak dua kali.

Menurut keterangan saksi, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (16/1) kemarin, sekitar pukul 03.06 WIB. Ketika itu, datang empat pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor.

Kemudian turun dan mendatangi para saksi satu persatu menanyakan "Apakah kamu orang Kupang?" tutur Zulpan.

Salah satu saksi berinisial SN lantas menjawab bahwa dirinya bukan orang Kupang melainkan orang Lampung. Selanjutnya, pelaku bertanya kepada korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota TNI AD Pratu Sahdi Tewas di Penjaringan, Polisi Tetapkan 1 Pelaku Jadi Tersangka

Anggota TNI AD Pratu Sahdi Tewas di Penjaringan, Polisi Tetapkan 1 Pelaku Jadi Tersangka

Jakarta | Senin, 17 Januari 2022 | 20:16 WIB

Datang ke Jakarta buat Berobat, Pratu Sahdi yang Tewas Ditusuk di Waduk Pluit Ternyata Prajurit Yonif 303 Garut

Datang ke Jakarta buat Berobat, Pratu Sahdi yang Tewas Ditusuk di Waduk Pluit Ternyata Prajurit Yonif 303 Garut

News | Senin, 17 Januari 2022 | 18:54 WIB

Coba Lerai Anggota TNI AD Dikeroyok di Penjaringan, Jari Manis Tangan Kanan Soleh Putus Ditebas

Coba Lerai Anggota TNI AD Dikeroyok di Penjaringan, Jari Manis Tangan Kanan Soleh Putus Ditebas

Jakarta | Senin, 17 Januari 2022 | 17:58 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB