Kisah Anggota Batalyon Infanteri Raider 303 Setia Sampai Mati Berakhir Saat Ngopi di Waduk Pluit

Siswanto

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:31 WIB
Kisah Anggota Batalyon Infanteri Raider 303 Setia Sampai Mati Berakhir Saat Ngopi di Waduk Pluit
Ilustrasi pengeroyokan. [ANTARA]

Suara.com - Hingga hari ini, polisi belum dapat mengungkap motif kekerasan yang menewaskan anggota TNI AD Pratu Sahdi. Sahdi dan dua rekannya diserang sekelompok orang pada Minggu dini hari.

Sahdi bersama dua rekannya sedang menikmati kopi di dekat Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (16/1/2022), dini hari.

Sahdi anggota Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati Kostrad. Batalyon infanteri ini memiliki kualifikasi Raider. Markasnya di Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dia datang ke Jakarta untuk keperluan pengobatan, kata polisi.

Entah kenapa saat kejadian, Sahdi berada di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, hingga sekarang belum ada informasi yang valid.

Beberapa lelaki yang mengendarai sepeda motor mendatangi mereka. Mereka menanyakan sesuatu. 

"Apakah kamu orang Kupang?" kata seorang pelaku.

Teman Sahdi, SM, mengatakan bahwa dirinya bukan orang Kupang, tapi Lampung.

Pelaku juga bertanya kepada Sahdi, namun tidak dijawab. Buntutnya terjadi ketegangan dan berujung duel.

baca juga

Salah satu pelaku yang mengenakan kaos hitam memiting Sahdi. Rekan pelaku yang memakai kaos biru secepat kilat menusuk Sahdi dengan senjata tajam sebanyak dua kali.

Sahdi bersimbah darah dan tumbang. Belakangan, Sahdi yang datang ke Jakarta untuk berobat itu meninggal dunia.

Dua rekan Sahdi, SM dan MS, juga diserang pelaku dengan senjata tajam.

Dada sebelah kanan dan punggung SM sobek. Sedangkan dua jari MS putus.

Para pelaku selanjutnya kabur.

Peristiwa yang dini hari itu disaksikan oleh sejumlah pedagang, sebagian di antaranya kemudian menjadi saksi di kepolisian.

Seorang saksi melihat korban yang bersimbah darah memegangi dada. Dia berjalan, dibawa rekannya.

Saksi tak tahu motif kekerasan itu. Yang dia lihat, "tahunya mereka datang, mencari seseorang. Nggak tahu siapa yang dicari."

Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Wibowo mengatakan Sahdi di Jakarta bukan untuk tugas.

"Kebetulan korban ini sedang berobat, terapi dan berada di Jakarta, sampai terjadi peristiwa tersebut," ujarnya.

Kasus kekerasan itu sekarang sudah dalam penyelidikan polisi.

Polisi menghimpun keterangan dari 11 saksi yang terdiri dari 10 warga sipil dan seorang anggota TNI, rekan korban.

Dari keterangan itu, polisi dapat meringkus tiga terduga pelaku. 

Terduga pelaku yang ditangkap, di antaranya R. Dalam kekerasan itu, dia yang memiting Sahdi.

Tiga pelaku yang lain masih dalam pengejaran. Di antara mereka, B, yang berperan memukul serta menusuk Sahdi.

Apa motif kekerasan dini hari itu? Polisi masih menyelidikinya.

Kasus itu menjadi perhatian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dia mengatakan "kami ingin ada keadilan."

Andika mengatakan tim penyidik TNI berkoordinasi penyidik Polres Jakarta Utara untuk mengungkapnya.

“Kami terus memonitor. Sejauh ini kelihatannya sudah ada kemajuan, sudah ada tiga (pelaku) yang berhasil ditangkap, kita tinggal menunggu perkembangan. Intinya kami ingin ada keadilan, karena mereka melakukan tindak pidana yang menyebabkan anggota TNI AD dan secara umum menyebabkan orang lain tewas,” kata Andika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:22 WIB

Tanpa Tunggu Lama! Rano Karno Langsung Tancap Gas Atasi Banjir Jakarta

Tanpa Tunggu Lama! Rano Karno Langsung Tancap Gas Atasi Banjir Jakarta

Video | Minggu, 16 Februari 2025 | 17:10 WIB

Ramaikan Penguin Fun Walk di Waduk Pluit Bersama Istrinya, Ganjar Pesan Ini ke Warga

Ramaikan Penguin Fun Walk di Waduk Pluit Bersama Istrinya, Ganjar Pesan Ini ke Warga

News | Sabtu, 03 Februari 2024 | 11:51 WIB

Atasi Krisis Air Akibat Kekeringan, Upaya Pemprov DKI Jakarta Diapresiasi

Atasi Krisis Air Akibat Kekeringan, Upaya Pemprov DKI Jakarta Diapresiasi

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 12:10 WIB

Terkini

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

×