facebook

Blak-Blakan soal Usulan Duet Prabowo-Jokowi, Politikus Gerindra: Kita Nikmati Saja

Aprilo Ade Wismoyo
Blak-Blakan soal Usulan Duet Prabowo-Jokowi, Politikus Gerindra: Kita Nikmati Saja
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beramah tamah dengan Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Negara, Senin (16/10/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]

"Namanya pasang memasangkan itu, kan dinamika di masyarakat," ujar Sufmi Dasco.

Suara.com - Wacana duet Capres dan Cawapres antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo saat Pilpres 2024 muncul baru-baru ini dan menjadi sorotan banyak pihak.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco buka suara soal adanya polemik tersebut.

Dia menilai, hal itu merupakan hal yang wajar karena memang dinamika menjelang Pemilihan Presiden 2024.

"Namanya pasang memasangkan itu, kan dinamika di masyarakat, menyatakan hak dan pendapat. Itu dijamin undang-undang," ucap Dasco di DPR RI, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Tiga Menteri Jokowi Datangi PDIP, Bahas Kopi Indonesia Bisa Jadi Nomor Satu Dunia

Namun, partai Gerindra tidak bisa menyatakan sikap dengan kondisi tersebut.

"Kita nikmati saja sebagai dinamika menjelang 2024," kata Dasco.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Dok: DPR)

Dasco kembali menegaskan pihaknya belum bisa menjawab terkait usulan wacana duet Prabowo-Jokowi.

"Toh, pilpres masih 2024, kita dari Partai Gerindra juga masih memetakan, baik untuk koalisi partai maupun capres-cawapres," tuturnya.

Sebelumnya, kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi mendorong agar Presiden Joko Widodo maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Baca Juga: Sekber Duetkan Prabowo-Jokowi, Posisi Golkar Tegak Lurus Aturan, Minta Aspirasi Sesuaikan UU

Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi, G. Gisel menyatakan, pihaknya mendorong pasangan Prabowo-Jokowi demi melanjutkan kesinambungan kerja dan pembangunan nasional.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar