facebook

Minta Provinsi Riau Maksimalkan Vaksinasi, Mendagri Tito Karnavian: Harus Door to Door

M. Reza Sulaiman | Ummi Hadyah Saleh
Minta Provinsi Riau Maksimalkan Vaksinasi, Mendagri Tito Karnavian: Harus Door to Door
Mendagri Tito Karnavian meminta percepatan vaksinasi di daerah saat kunjungan kerja ke Lampung, Rabu (5/1/2022). [ANTARA]

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempercepat pengendalian Covid-19, di tengah ancaman varian Omicron yang semakin meluas.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempercepat pengendalian Covid-19, di tengah ancaman varian Omicron yang semakin meluas.

Ia mengharapkan Pemprov melakukan tiga upaya guna memaksimalkan penanganan pandemi Covid-19. Pertama kata Tito yakni mempercepat vaksinasi booster menyusul adanya kenaikan kasus Omicron.

"Kita tahu ada 3 yang harus kita kerjakan. (Pertama) vaksinasi booster, meskipun vaksinasi yang pertama dan kedua sudah cukup bagus. Saya ulangi, Pemprov Riau cukup bagus (pelaksanaan vaksinasi) pertama dan kedua, tetapi booster perlu karena ada angka (kenaikan akibat varian) Omicron," ujar Tito dalam keterangannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi merdeka anak usia 6-11 tahun di SDN 36 Teladan, Pekanbaru, Jumat (21/1/2022).

Tito menuturkan langkah kedua, yakni Pemprov Riau diminta untuk meningkatkan upaya vaksinasi terhadap kalangan lanjut usia (lansia).

Baca Juga: Chila Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Tenaga Kesehatan Dapat Suntikan Vaksin Booster Kedua

Meskipun upaya ini telah dilakukan dengan baik, Tito berpesan agar langkah tersebut terus didorong. Sebab, kalangan lansia merupakan yang paling rentan.

"Yang penuh risiko itu lansia. Karena daya tahan tubuhnya rendah. Harus (dilakukan upaya) door to door," kata Tito.

Langkah ketiga, Tito meminta agar vaksinasi pada kalangan anak-anak terus digenjot. Pasalnya, anak-anak memerlukan proses pembelajaran secara tatap muka.

Ia menjelaskan, hasil pembelajaran secara daring memiliki kualitas yang berbeda bila dibandingkan secara tatap muka.

Karena itu, vaksinasi anak kata Tito sangat dibutuhkan sebagai upaya menambah imunitas tubuh ketika proses pembelajaran tatap muka dilaksanakan.

Baca Juga: Januari Ditarget Selesai, 81 Persen Anak Usia 6-11 Tahun di DIY Telah Divaksin

"Dengan vaksinasi mereka akan kebal. Ya otomatis tatap muka akan lebih baik," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar