Remaja Australia di Penjara Suriah Minta Tolong: Saya Ingin Pulang

SiswantoABC Suara.Com
Selasa, 25 Januari 2022 | 15:16 WIB
Remaja Australia di Penjara Suriah Minta Tolong: Saya Ingin Pulang
Petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api setelah serangan udara Israel di Pelabuhan Latakia, Suriah, pada (28/12/2021). [SANA / AFP]

Rekaman tersebut kemudian diterima oleh Kamalle Dabboussy, salah satu sahabat keluarga dari remaja tersebut, yang sekarang melakukan kampanye agar remaja tersebut bisa dipulangkan ke Australia.

"Selama 24 jam terakhir khususnya, keluarganya sangat terkejut dan cemas dengan rekaman yang mereka terima," kata Kamalle.

Tak seorang pun dari keluarga remaja tersebut pernah mengontak langsung dengannya sejak ia ditahan tiga tahun lalu.

"Sebelum pergi, dia masih anak-anak," ujar Kamalle.

Bagaimana dia bisa sampai di Suriah?

Remaja tersebut diketahuii tiba di Suriah di tahun 2015, ketika dia menuju ke daerah kekuasaan IS bersama orang tua dan adik kakaknya.

Saat meninggalkan Australia, usianya baru 11 tahun.

Ibunya dilaporkan masih hidup dan ditahan di sebuah kamp bernama Roj, meski keduanya dilaporkan tidak pernah melakukan kontak.

Menyusul jatuhnya Baghouz, daerah terakhir yang dikuasai IS, di tahun 2019, dia dan ibunya dipindahkan ke sebuah kamp di Suriah sebelum akhirnya dipisahkan dan remaja tersebut dibawa ke penjara.

Sejak itu dia ditahan di sana.

Baca Juga: Serangan Udara Israel Bombardir Pelabuhan Latakia di Suriah

Di dalam penjara, kondisi dilaporkan buruk. Layanan kesehatan tidak memadai dan kondisi kesehatan mental para tahanan terus menurun, kata seorang pekerja kemanusiaan yang mengunjungi tempat tersebut tahun lalu.

Paling sedikit 40 anak-anak yang merupakan warga Australia berada dalam tahanan di berbagai kamp di Suriah menurut organisasi Save the Children.

"Yang kita ketahui adalah ada sejumlah besar perempuan dan anak-anak Australia yang terjebak dalam konflik dengan IS yang berakhir di tahun 2019," kata Mat Tinkler, Direktur Eksekutif Save the Children.

"Banyak pria dari anggota keluarga perempuan dan anak-anak ini mungkin tewas dalam konflik atau sedang ditahan."

Mat mengatakan organisasinya sudah beberapa kali menyerukan kepada Pemerintah Australia untuk membantu memulangkan anak-anak Australia yang dipenjara di Suriah sehingga bisa kembali ke keluarga mereka.

"Tetapi seruan kami tidak mendapat reaksi apa pun dan Pemerintah Australia menolak mengambil tindakan dalam beberapa tahun terakhir," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI