facebook

Ganjar Pranowo Disebut Blusukan di Sumsel, Aktivis Minta Mendagri Beri Teguran

Aprilo Ade Wismoyo
Ganjar Pranowo Disebut Blusukan di Sumsel, Aktivis Minta Mendagri Beri Teguran
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memakai jaket PDIP. [Dok Pribadi]

"Ini untuk apa kalau bukan konsolidasi terkait Pilpres," katanya.

Suara.com - Seorang aktivis kepemudaan Sumatera Selatan, Harda Belly meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk menegur Ganjar Pranowo soal kunjungannya di Sumatera Selatan.

Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, hal itu dilakukan Harda, karena menilai kunjungan Ganjar merupakan tindakan yang cukup aneh.

Ganjar hadir dalam pesta pernikahan Fahmi dan Netty, padahal kedua mempelai tidak mengundang Ganjar secara resmi. Ia juga mengkhawatirkan jika tindakan Ganjar tersebut bisa ditiru oleh kepala daerah lain jika tidak mendapatkan teguran dari Mendagri Tito.

"Kalau tidak ditegur akan banyak Kepala Daerah nanti yang meniru, yang meninggalkan tugasnya sebagai kepala daerah. Kedatangan Pak Ganjar itu bukan kebetulan. Sudah direncakan kayaknya. Kan kita mau Pilpres dan pak Ganjar ingin jadi Capres," kata Harda dalam keterangan tertulis, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Musi Banyuasin Bakal Produksi Bensin dari Sawit Berkapasitas 238,5 Kilo Liter per Hari

Harda menyampaikan bahwa jadwal Ganjar memang untuk meninjau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Sungsang Banyuasin.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyusuri Sungai Sekanak, Palembang.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyusuri Sungai Sekanak, Palembang.

Namun demikian, Harda curiga selain meninjau KKN mahasiswa UGM, Ganjar juga disebutkan memiliki misi konsolidasi terkait Pilpres di Sumsel.

"Kan tidak hanya datang ke resepsi itu. Pak Ganjar juga menemui aktivis pemuda yang tergabung di Cipayung Plus Sumsel. Ini untuk apa kalau bukan konsolidasi terkait Pilpres," katanya.

Menurut Harda, sebaiknya Ganjar lebih fokus bekerja untuk masyarakat Jawa Tengah. Sebab, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Oleh kader PDI-Perjuangan tersebut.

"Blusukan itu tidak salah. Tapi harus di daerahnya, bukan ke daerah lain, yang bukan rakyatnya sendiri," katanya.

Baca Juga: Sosok Dewan Pakar PKS Beragama Non Muslim, Evalina Heryanti Punya Prestasi Ini

Diketahui, blusukan Ganjar di Sumsel ini menuai beragam komentar dari banyak kalangan. Ada yang menilai blusukan Ganjar tersebut untuk konsolidasi Pilpres. Sementara yang lain menganggap, hal itu wajar saja karena Ganjar dikenal dekat dengan siapapun.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar