facebook

Zona Merah Covid-19 Muncul Lagi di Jakarta Setelah Tiga Bulan, Wagub DKI Ungkap 2 RT yang Terapkan Micro Lockdown

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Zona Merah Covid-19 Muncul Lagi di Jakarta Setelah Tiga Bulan, Wagub DKI Ungkap 2 RT yang Terapkan Micro Lockdown
Ilustrasi kawasan Zona Merah Covid-19 di Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Pemberlakukan micro lockdown karena masuk dalam kategori zona merah akibat kasus aktif di atas 5 rumah dan incident rate (ir) kasus aktif yang cukup tinggi."

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta belakangan kembali melonjak. Bahkan, saat ini zona merah penularan Covid-19 kembali muncul di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut saat ini ada dua RT yang termasuk dalam zona merah. Kedua wilayah itu dinilai memiliki potensi penularan virus yang cukup tinggi.

"Dua RT zona merah di Jakarta yaitu RT 10 RW 02 Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat dan RT 07 RW 01 Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Ketika bulan Juni-juli tahun 2021 lalu, hampir semua wilayah Jakarta menjadi zona merah. Perlahan ketika mulai terkendali, zona merah menghilang dan pada 24 Oktober Jakarta dinyatakan sudah terbebas.

Baca Juga: Daftar 90 Sekolah Di Jakarta Tutup Usai Ratusan Guru Dan Siswa Terpapar Covid-19

Artinya, setelah tiga bulan tak memiliki zona merah, akhirnya di Jakarta wilayah rawan itu kembali muncul.

Politisi Gerindra ini menjelaskan, RT 10 RW 02 di Krukut yang menjadi zona merah memiliki 15 kasus aktif Covid-19 dari 7 rumah. Sementara, RT 07 RW 01 Pasar Manggis memiliki 10 kasus aktif dari 6 rumah.

Kedua RT tersebut disebut Riza kini sedang melakukan micro lockdown. Pergerakan dan mobilitas warga dibatasi demi mencegah penularan Covid-19 ke wilayah lain.

"Pemberlakukan micro lockdown karena masuk dalam kategori zona merah akibat kasus aktif di atas 5 rumah dan incident rate (ir) kasus aktif yang cukup tinggi," pungkasnya.

Sementara, hingga Selasa (25/1/2022). Tercatat ada tambahan 2.190 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 25 Januari: Positif 2.190, Sembuh 473, Meninggal 9

Tambahan ini membuat total akumulasi kasus Covid-19 di Jakarta sejak pandemi berjumlah 883.490 orang.

Rekor laporan penambahan COVID-19 di Jakarta dalam satu hari adalah 14.619 kasus pada Senin (12/7/2021) lalu.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar Covid-19 di Jakarta, corona.jakarta.go.id.

Berdasarkan laman tersebut, 857.688 orang dinyatakan sudah sembuh sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah sebanyak 473 orang sejak Senin (24/1/2022).

Sementara, 13.606 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Artinya ada penambahan sembilan warga yang meninggal.

Sedangkan saat ini ada 2.721 orang yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Lalu 9.475 orang isolasi mandiri.

Dengan demikian, saat ini ada 12.196 kasus aktif Covid-19 di Jakarta, atau ada penambahan 1.708 kasus dari hari kemarin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar