facebook

Sejarah Pasukan Merah Dayak, Kelompok Elite yang Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat

Chyntia Sami Bhayangkara
Sejarah Pasukan Merah Dayak, Kelompok Elite yang Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat
Tangkapan layar - Pasukan Merah DPC Balikpapan, ilustrasi sejarah pasukan merah dayak /instagram.com

Siapa Pasukan Merah Dayak yang hendak menjatuhkan hukum adat kepada Edy Mulyadi? Simak sejarah Pasukan Merah Dayak berikut.

Suara.com - Nama Edy Mulyadi menjadi sorotan publik setelah ucapannya yang menghina Kalimantan yang membuat masyarakat geram. Bahkan ujarannya memantik kemarahan Suku Dayak terkhusus Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau Pasukan Merah Dayak. Siapa Pasukan Merah Dayak? Simak berikut sejarah Pasukan Merah Dayak.

Pasukan Merah Dayak merupakan sebuah pasukan elite dari Suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan. Hingga kini Pasukan Merah Dayak memiliki total 15 ribu anggota yang tersebar di setiap wilayah Kalimantan. Untuk lebih jelasnya, simak sejarah Pasukan Merah Dayak berikut.

Perlu diketahui, Pasukan Merah Dayak merupakan pemuda yang setia kepada Pancasila dan NKRI serta anti-radikalisme. Pasukan elite ini memiliki struktur mulai dari tingkat kecamatan hingga Dewan Pengurus Pusat (DPP).  

Peranan Pasukan Merah Dayak

Baca Juga: Diduga Menghina Prabowo Subianto, Kini Giliran DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Pasukan Merah Dayak berperan penting untuk mempertahankan adat istiadat suku Dayak serta hak-hak masyarakat. Suku Dayak sangat menjunjung tinggi adat istiadat yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Organisasi tersebut juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan leluhur suku Dayak yang tidak dapat dilihat secara langsung. 

Anggota Pasukan Merah Dayak dikenal memiliki kekuatan magis seperti kekebalan dan kekuatan di atas rata-rata manusia. Kekuatan tersebut dipercaya masyarakat Dayak dari Tuhan dan leluhur mereka yang masih hidup namun tidak kasat mata.

Syarat Bergabung dengan Pasukan Merah Dayak

Bagi masyarakat Dayak yang ingin bergabung dengan Pasukan Merah ini harus memperhatikan berbagai aspek persyaratan mulai dari umur, kesiapannya, dan kesanggupan melaksanakan peraturan dan pantangan yang berlaku. Pantangan yang harus ditaati oleh Pasukan Merah Dayak ini seperti tidak mengonsumsi daging sapi, menjangan, anjing, ular, dan kerbau.

Bagi calon anggota Pasukan Merah Dayak ini harus melewati serangkaian ritual pembersihan dengan cara dimandikan oleh pengurus yang memiliki kemampuan spiritual. Ritual ini disebut Mangku dan Ulu Balang yang dilakukan di tengah hutan. Ritual ini bertujuan agar calon anggota benar-benar bersih secara spiritual sebelum bergabung dengan Pasukan Merah Dayak.

Baca Juga: Gegara Kalimat "Kalimantan, Tempat Jin Buang Anak", Edy Mulyadi Dilaporkan Banyak Pihak

Menanggapi kasus Edy Mulyadi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar