Sejarah Pasukan Merah Dayak, Kelompok Elite yang Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:26 WIB
Sejarah Pasukan Merah Dayak, Kelompok Elite yang Minta Edy Mulyadi ke Kalimantan untuk Dihukum Adat
Tangkapan layar - Pasukan Merah DPC Balikpapan, ilustrasi sejarah pasukan merah dayak /instagram.com

Suara.com - Nama Edy Mulyadi menjadi sorotan publik setelah ucapannya yang menghina Kalimantan yang membuat masyarakat geram. Bahkan ujarannya memantik kemarahan Suku Dayak terkhusus Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) atau Pasukan Merah Dayak. Siapa Pasukan Merah Dayak? Simak berikut sejarah Pasukan Merah Dayak.

Pasukan Merah Dayak merupakan sebuah pasukan elite dari Suku Dayak yang mendiami pulau Kalimantan. Hingga kini Pasukan Merah Dayak memiliki total 15 ribu anggota yang tersebar di setiap wilayah Kalimantan. Untuk lebih jelasnya, simak sejarah Pasukan Merah Dayak berikut.

Perlu diketahui, Pasukan Merah Dayak merupakan pemuda yang setia kepada Pancasila dan NKRI serta anti-radikalisme. Pasukan elite ini memiliki struktur mulai dari tingkat kecamatan hingga Dewan Pengurus Pusat (DPP).  

Peranan Pasukan Merah Dayak

Pasukan Merah Dayak berperan penting untuk mempertahankan adat istiadat suku Dayak serta hak-hak masyarakat. Suku Dayak sangat menjunjung tinggi adat istiadat yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Organisasi tersebut juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan leluhur suku Dayak yang tidak dapat dilihat secara langsung. 

Anggota Pasukan Merah Dayak dikenal memiliki kekuatan magis seperti kekebalan dan kekuatan di atas rata-rata manusia. Kekuatan tersebut dipercaya masyarakat Dayak dari Tuhan dan leluhur mereka yang masih hidup namun tidak kasat mata.

Syarat Bergabung dengan Pasukan Merah Dayak

Bagi masyarakat Dayak yang ingin bergabung dengan Pasukan Merah ini harus memperhatikan berbagai aspek persyaratan mulai dari umur, kesiapannya, dan kesanggupan melaksanakan peraturan dan pantangan yang berlaku. Pantangan yang harus ditaati oleh Pasukan Merah Dayak ini seperti tidak mengonsumsi daging sapi, menjangan, anjing, ular, dan kerbau.

Bagi calon anggota Pasukan Merah Dayak ini harus melewati serangkaian ritual pembersihan dengan cara dimandikan oleh pengurus yang memiliki kemampuan spiritual. Ritual ini disebut Mangku dan Ulu Balang yang dilakukan di tengah hutan. Ritual ini bertujuan agar calon anggota benar-benar bersih secara spiritual sebelum bergabung dengan Pasukan Merah Dayak.

baca juga

Menanggapi kasus Edy Mulyadi

Pasukan Merah Dayak ramai diperbincangkan setelah meminta kepolisian mengusut tuntas atas pernyataan Edy Mulyadi yang menghina Kalimantan. Selain itu, Pasukan Merah Dayak meminta Edy Mulyadi untuk datang langsung ke Kalimantan untuk meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan. Edy Mulyadi juga akan diberikan hukuman adat yang berlaku.

Demikian adalah informasi mengenai sejarah Pasukan Merah Dayak yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Gerindra Jateng: Dia Menghina Prabowo Subianto, Kami Tersinggung!

Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Gerindra Jateng: Dia Menghina Prabowo Subianto, Kami Tersinggung!

Jawa Tengah | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:43 WIB

Diduga Menghina Prabowo Subianto, Kini Giliran DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Diduga Menghina Prabowo Subianto, Kini Giliran DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Jawa Tengah | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:43 WIB

DPW PKS Kaltim Bantah Keras Edy Mulyadi Kader Partai, Sebut Dukung Pelaporan Penyebut 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak'

DPW PKS Kaltim Bantah Keras Edy Mulyadi Kader Partai, Sebut Dukung Pelaporan Penyebut 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak'

Kaltim | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:37 WIB

Lakukan Ujaran Kebencian ke Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Banyumas Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Lakukan Ujaran Kebencian ke Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Banyumas Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

Jawa Tengah | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:15 WIB

Gegara Kalimat "Kalimantan, Tempat Jin Buang Anak", Edy Mulyadi Dilaporkan Banyak Pihak

Gegara Kalimat "Kalimantan, Tempat Jin Buang Anak", Edy Mulyadi Dilaporkan Banyak Pihak

Sumsel | Rabu, 26 Januari 2022 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin: yang Diucap Edy Mulyadi adalah Pembelaan terhadap Rakyat Kalimantan

Novel Bamukmin: yang Diucap Edy Mulyadi adalah Pembelaan terhadap Rakyat Kalimantan

Riau | Rabu, 26 Januari 2022 | 17:56 WIB

Terkini

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Pameran Tunggal Ibob Hariyatmoko Mewarnai Ruang di Rooftop PORTA by Ambarrukmo

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Toko Emas Milik Influencer Mendadak Viral Usai Dugaan Manipulasi Kadar Karat

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

Foto Prabowo Hasil Editan AI Diunggah, Alasan Eva Chairunisa Bikin Publik Tambah Geram

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

×