facebook

DJ, LC hingga Personel Band Tewas Terbakar, Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Bentrok Maut di Sorong

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
DJ, LC hingga Personel Band Tewas Terbakar, Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Bentrok Maut di Sorong
Kapolda Papua Barat, Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing mengunjugi lokasi bentrokan di THM Doubel O Kota Sorong, Selasa 25 Januari 2022 [KabarPapua.co]

"Sebanyak dua tersangka telah dilakukan penangkapan dan penahanan."

Suara.com - Polri menetapkan dua tersangka terkait kasus bentrokan di tempat karaoke Double O, Sorong, Papua Barat. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti melakukan penganiayaan. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan kedua tersangka kekinian telah ditahan. 

"Sebanyak dua tersangka telah dilakukan penangkapan dan penahanan," kata Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022). 

Sementara terkait pelaku pembakaran, Ramadhan menyebut penyidik masih melakukan penyelidikan. 

Baca Juga: 4 Fakta Bentrokan di Double O Sorong: 17 Orang Tewas Terbakar di Ruang Karaoke, Ada DJ hingga Personel Band

Bentrokan antar dua kelompok ini sebelumnya terjadi pada Selasa (25/1) dini hari. Akibat peristiwa ini 18 orang meninggal dunia.

17 Korban Hangus di Tempat Karaoke  

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut 17 di antaranya meninggal terbakar saat berada di dalam karaoke Doubel O. Sedangkan, satu korban lainnya meninggal akibat penganiayaan.

"17 yang terbakar di tempat hiburan malam Double O dan satu meninggal akibat penganiayaan," kata Dedi kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Dedi menyebut nama-nama panggung korban yang terbakar di tempat karaoke Double O. Mereka rata-rata berprofesi sebagai penyanyi, pelayan, hingga lady escort (LC) alias pemandu lagu.

Baca Juga: Polisi Buru Aktor Intelektual Bentrokan Tewaskan 18 Orang di Kota Sorong

"Sebagian masih menggunakan nama panggung, bukan nama asli," beber Dedi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar