Naga Laut: Tulang-tulangnya Rapuh, Bagaimana Fosil Ichthyosaurus Diangkat?

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 27 Januari 2022 | 19:29 WIB
Naga Laut: Tulang-tulangnya Rapuh, Bagaimana Fosil Ichthyosaurus Diangkat?
BBC

Suara.com - Pencuri fosil, tulang yang remuk, dan kotoran burung dalam jumlah besar hanya sebagian tantangan yang dihadapi tim untuk membongkar seekor "naga laut" di Rutland, Inggris.

Kerangka seekor ichthyosaurus - reptil laut di zaman dinosaurus - terbesar dan terlengkap ditemukan di perairan Rutland pada 2021 dan memukau publik baru-baru ini setelah diumumkan secara resmi.

Temuan, yang proses pengangkatannya berawal dari Februari tahun lalu itu, mendapat pujian sebagai "salah satu temuan paling besar dalam sejarah paleontologi di Inggris".

Namun, seperti dijelaskan konservator Nigel Larkin, melestarikan sisa-sisa fosil sepanjang 10 meter, harus berhadapan untuk mengatasi rintangan dari manusia dan alam.

"Karena daerah ini adalah cagar alam bagi burung, kami menghabiskan sebagian besar tahap pertama dengan menyekop kotoran burung," katanya dari kantornya di Shropshire.

"Tiga minggu pertama itu adalah waktu yang sangat menantang. Kami harus melindungi peralatan dan menggunakan sarung tangan tanpa henti."

Pengerjaan proyek ini dilakukan secara rahasia.

Tempat pengamatan burung terdekat ditutup sebagai langkah pencegahan, karena adanya ancaman lain.

Larkin mengatakan, "Kami tahu, ketika orang-orang mendengar pembongkaran fosil ini, ada kemungkinan bakalan diserbu.

"Orang-orang tak bermoral mungkin akan berburu bagian fosil ini, dan berpotensi menjualnya secara online.

"Sederhananya, kami tidak bisa mempublikasikan penemuan ini sebelum mengeluarkan fosil tersebut dari tanah."

Begitu pekerjaan membersihkan fosil berusia 180 juta tahun itu berlangsung, segalanya menjadi bertambah rumit.

"Tulang belulang ini sudah seperti biskuit," kata Larkin. "Anda tak bisa mengambilnya dan memindahkannya begitu saja, ini terlalu rapuh, khususnya untuk sejumlah tulang yang besar.

"Jika tulang-tulang ini sudah menjadi fosil dengan sempurna dan berubah menjadi batu, maka akan lebih sulit untuk digali, tapi ini memperlihatkan integritas struktrural masing-masing potongan.

"Kerangka ini berada di tanah liat era Jurassic yang mulai cukup basah, tetapi juga terpanggang hingga keras di bawah matahari.

"Itu cukup mudah patah dan kalau tanah liatnya retak, maka tulangnya juga akan demikian."

Kerangka itu direkam secara komprehensif dalam sejumlah cara, termasuk melalui pemindaian 3D, karena posisi tulang memberikan bukti penting.

Dalam satu potongan, tulang sirip belakang yang terawetkan dengan baik, tapi arah posisinya salah.

Bagian tulang ini, bersama dengan kerumitan bagian tulang belakangnya, menimbulkan kecurigaan ichthyosaurus ini kemungkinan sedang mengeruk - sebuah teori yang dikuatkan dengan temuan gigi ichthyosaurus lain yang jaraknya berdekatan.

Untuk melindungi tulang belulang dan semua bagian yang penting terkait dari seluruh rangkaian kerangka, akhirnya diputuskan untuk mengangkatnya dengan cara melapisinya dengan perban yang dilapisi dengan gipsum.

Akan tetapi, ini lebih sulit dari yang dibayangkan.

"Kami menggali di bulan Agustus [2021]. Kami memperkirakan masalahnya adalah sengatan dan terik matahari.

"Ternyata cuacanya dingin, dan kami mengikuti arah angin, dari genangan air yang sangat besar.

"Saat itu dingin sekali, sehingga pada awalnya bahan gipsum tak bisa dipasang. Untungnya, kami dapat mengeringkannya beberapa hari dan perban pelindungnya tetap digunakan," kata Larkin.

Dua bagian paling besar, kepala dan tubuh, beratnya satu ton dan satu setengah ton, dan harus dipindahkan menggunakan mesin.

Kerangka ini dibawa ke sebuah gudang di Shropshire, di mana Larkin akan mengungkap lebih jauh rahasia dari ichthyosaurus ini.

"Tahap pertama adalah pengangkatan fosil," katanya. "Tahap kedua mempelajari ratusan spesimen lainnya, yang kami temukan di sekitar situs, dan juga membuka dan membersihkan beberapa bagian kerangka yang lebih kecil.

"Ini akan memberikan kami gagasan yang lebih baik untuk melanjutkan ke tahap ketiga, yakni guna mengungkap fosil sepenuhnya.

"Panjangnya 10 meter, tapi akan dibersihkan dan diawetkan dengan pengamatan menggunakan mikroskop - di bagian atas dan bawah - jadi ini bukan usaha yang kecil."

Pendanaan untuk dua tahap pertama berasal dari sejumlah lembaga, termasuk Anglian Water, Rutlan and Leicestershire Wildlife Trust, The Pilgrim Trust Dewan Rutland County, dan Palaeontographical Society.

Tapi pendanaan tahap ketiga, apalagi untuk pameran permanen dari temuan di Rutland, masih belum ada jaminan.

Anggota parlemen lokal, Alicia Kearns mengangkat masalah ini di Twitter.

https://twitter.com/aliciakearns/status/1481613529463590914

Larkin mengatakan, "Membuka lapisan gipsum, mengupas tanah liat dari era Jurassic dan kemudian membersihkan dan mengawetkan tulang-tulang, dan akhirnya membuat dukungan pendanaan permanen sampai kerangka bisa dipamerkan, akan butuh waktu dua tahun.

"Selama pekerjaan ini berlangsung, kami akan menguji kerangka secara pathologi, dan mempelajari isi dari perutnya.

"Lokasi permanennya akan membutuhkan ruangan yang cukup besar, mungkin lebih dari sekadar sebuah ruangan.

"Ini mungkin membutuhkan ruang tambahan dari sebuah bangunan," kata Larkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:54 WIB

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:30 WIB

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:21 WIB

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:18 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:57 WIB

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:44 WIB

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:41 WIB

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D

News | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB