CEK FAKTA: Luhut sampai Mahfud MD Belum Vaksin Covid-19 karena Alasan Usia, Benarkah?

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:43 WIB
CEK FAKTA: Luhut sampai Mahfud MD Belum Vaksin Covid-19 karena Alasan Usia, Benarkah?
CEK FAKTA Luhut sampai Mahfud MD Belum Vaksin Covid-19 Karena Alasan Usia. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi sejumlah menteri Presiden Joko Widodo belum divaksin Covid-19. Mulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, sampai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Farross Arkan pada 24 Januari 2022. Akun ini menggunggah sebuah link berita dari CNN Indonesia yang terbit pada Jumat, 8 Januari 2021.

Judul artikel itu adalah "Daftar Menteri Gagal Syarat Usia Vaksin: Mahfud hingga Luhut". Akun itu lantas menyebut jika Luhut sampai Mahfud MD belum menerima vaksin Covid-19 karena alasan usia.

Selain itu, akun ini juga memprotes mengapa masyarakat lanjut usia (lansia) harus menjalani vaksin jika Luhut dan Mahfud MD tidak.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

Luhut dan pak Mahfud tidak divaksin dengan alasan usia. Kenapa rakyat yang lansia harus divaksin ? bedanya apa ?

CEK FAKTA Luhut sampai Mahfud MD Belum Vaksin Covid-19 Karena Alasan Usia. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Luhut sampai Mahfud MD Belum Vaksin Covid-19 Karena Alasan Usia. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi sejumlah menteri Jokowi seperti Luhut sampai Mahfud MD belum divaksin tidak benar.

baca juga

Faktanya, Luhut telah menjalani vaksinasi pada Agustus 2021. Kala itu, Luhut sudah menerima suntikan vaksin sebanyak dua kali dan berniat menerima suntik vaksin booster pada akhir 2021.

“Saya lihat-lihat dulu, kan saya disuntik vaksin pada Februari. Jadi tunggulah, mungkin akhir tahun saya lakukan suntik ketiga untuk penambahan,” kata Luhut, Selasa 24 Agustus 2021.

Sementara itu, situs CNN Indonesia yang dibagikan akun Facebook itu merupakan daftar pejabat yang tidak bisa divaksin karena belum ada izin BPOM bagi kelompok usia di atas 60 tahun. BPOM baru mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 Coronavac dari Sinovac untuk lansia pada 8 Februari 2021.

Selain itu, CNN Indonesia merangkum sejumlah menteri dan pejabat setingkat yang tidak masuk kriteria usia divaksin. Hal ini berdasarkan keterangan dari Menkes Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers 29 Desember 2020.

Budi Gunadi, saat itu menyatakan vaksin Sinovac yang telah sampai di Indonesia hanya bisa digunakan untuk orang berusia 18-59 tahun. Pernyataan serupa juga diungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia pada 17 Desember 2020 lalu.

Namun dalam keterangan pers hari Senin, 8 Februari 2021, juru bicara pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 Coronavac dari Sinovac bagi kelompok usia di atas 60 tahun.

Keputusan tersebut ditetapkan setelah melalui pembahasan antara Badan POM bersama KOMNAS (Komite Nasional) Penilai Obat, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), Dokter Spesialis Alergi dan Imunologi, dan dokter Spesialis Geriatric.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi sejumlah menteri Jokowi, mulai dari Luhut Binsar Pandjaitan sampai Mahfud MD belum divaksin adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Jantung Tolak Vaksin, RS di AS Juga Tolak Operasi Transplantasinya

Pasien Jantung Tolak Vaksin, RS di AS Juga Tolak Operasi Transplantasinya

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:13 WIB

Jadi Harapan Baru! Moderna Lakukan Uji Klinis Vaksin HIV Berteknologi mRNA

Jadi Harapan Baru! Moderna Lakukan Uji Klinis Vaksin HIV Berteknologi mRNA

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 11:35 WIB

Kasus Dugaan Suntik Vaksin Kosong di Medan, Polda Sumut Panggil IDI

Kasus Dugaan Suntik Vaksin Kosong di Medan, Polda Sumut Panggil IDI

Sumut | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:43 WIB

Bikin Semangat Vaksinasi, Anak-anak Ini Dapat Es Krim Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Bikin Semangat Vaksinasi, Anak-anak Ini Dapat Es Krim Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:06 WIB

Bikin Dokter Takjub, Pria yang 5 Tahun Lumpuh dan Bisu Ini Tetiba Sembuh setelah Vaksin Covid-19

Bikin Dokter Takjub, Pria yang 5 Tahun Lumpuh dan Bisu Ini Tetiba Sembuh setelah Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:15 WIB

Keraguan Terhadap Vaksinasi Booster, Membuat Turunnya Minat Dosis Ketiga

Keraguan Terhadap Vaksinasi Booster, Membuat Turunnya Minat Dosis Ketiga

Video | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×