Pasien Jantung Tolak Vaksin, RS di AS Juga Tolak Operasi Transplantasinya

Siswanto | BBC | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:13 WIB
Pasien Jantung Tolak Vaksin, RS di AS Juga Tolak Operasi Transplantasinya
BBC

Suara.com - Sebuah rumah sakit di Amerika Serikat menolak melakukan transplantasi jantung kepada seorang pasien yang tidak mau divaksin Covid-19.

DJ Ferguson, 31 tahun, sangat membutuhkan jantung baru, tetapi Rumah Sakit Brigham and Women di Boston, AS, mengeluarkannya dari daftar operasi, kata ayahnya, David Ferguson.

David mengatakan, vaksin Covid-19 bertentangan dengan "prinsip dasar putranya, dan dia tidak mempercayainya".

Sementara itu, pihak rumah sakit mengatakan, keputusan yang diambil sudah sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

Rumah Sakit Brigham and Women mengatakan kepada BBC dalam sebuah pernyataan: "Mengingat keterbatasan organ yang tersedia, kami melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa pasien yang menerima transplantasi organ memiliki peluang terbesar untuk bertahan hidup."

Baca juga:

Seorang juru bicara mengatakan, rumah sakit mensyaratkan "vaksin Covid-19, dan perilaku hidup yang sehat bagi kandidat transplantasi untuk menciptakan peluang terbaik dalam tindak operasi yang sukses dan mengoptimalkan kelangsungan hidup pasien setelah transplantasi, mengingat sistem kekebalan pasien ditekan secara drastis".

Pernyataan rumah sakit yang hati-hati itu mungkin menyiratkan faktor-faktor lain di luar status pasien yang tidak divaksinasi karena tidak memenuhi syarat, tetapi RS menolak untuk membahas secara spesifik, dengan alasan privasi pasien.

Pihak rumah sakit menambahkan bahwa sebagian besar dari 100.000 orang dalam daftar tunggu transplantasi organ tidak akan mendapatkan operasi dalam waktu lima tahun karena kekurangan organ yang tersedia.

Ferguson telah berbaring di rumah sakit sejak 26 November 2021 lalu. Dia menderita masalah jantung turun-temurun yang menyebabkan paru-parunya dipenuhi darah dan cairan, menurut GoFundMe, penyelenggara penggalangan dana.

GoFundMe mengatakan, Ferguson khawatir dia bisa mengalami peradangan jantung - efek samping potensial dari vaksinasi coronavirus yang menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS jarang terjadi dan sementara - dan itu mungkin terbukti berbahaya mengingat kondisi jantungnya yang lemah.

CDC AS mendorong penerima transplantasi dan orang-orang di lingkungan terdekat mereka untuk mendapatkan vaksinasi dan booster.

Dr Arthur Caplan, kepala etika medis di Sekolah Kedokteran Grossman di New York University, mengatakan kepada CBS News bahwa setelah tindakan transplantasi organ apa pun, sistem kekebalan pasien akan mati dan bahkan flu biasa bisa berakibat fatal.

"Organ-organ tubuh sangat langka, kami tidak akan memberikannya kepada seseorang yang memiliki peluang hidup yang rendah ketika orang lain yang divaksinasi memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup pascaoperasi," kata Dr Caplan.

Baca juga:

Ayah dua anak itu, yang ketiga masih dalam kandungan istrinya, kini masih terbaring di rumah sakit, kata kerabatnya.

Keluarganya mengatakan, Ferguson terlalu lemah untuk dipindahkan ke rumah sakit lain dan "waktunya semakin sedikit".

"Anak laki-laki saya bertarung dengan sangat berani dan dia memiliki integritas dan prinsip yang sangat dia yakini dan itu membuat saya semakin menghormatinya," kata ayahnya, David Ferguson.

"Itu tubuhnya. Itu pilihannya."

Peristiwa ini bukan pertama kalinya terjadi di Amerika Serikat, ketika seseorang yang tidak divaksinasi menghadapi hambatan perawatan kesehatan dalam beberapa pekan terakhir.

Awal bulan ini, seorang perempuan di Minnesota menggugat sebuah rumah sakit setempat setelah dokter mencoba melepaskan ventilator yang digunakan suaminya yang tidak divaksin.

Lebih dari 63% warga AS telah menerima vaksin lengkap dan sekitar 40% orang Amerika telah menerima dosis booster ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB