Siapa Eggi Sudjana yang Pakai Baret Merah? Pembela Bela Edy Mulyadi yang Diduga Hina Kalimantan

Rifan Aditya

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:34 WIB
Siapa Eggi Sudjana yang Pakai Baret Merah? Pembela Bela Edy Mulyadi yang Diduga Hina Kalimantan
Eggi Sudjana pakai baret merah ditegur keras Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa. [YouTube Eggi Sudjana]

Suara.com - Nama Eggi Sudjana baru-baru ini muncul dalam berbagai artikel berita media nasional. Siapa Eggi Sudjana sebenarnya?

Sebelumnya, Eggi Sudjana sempat membela Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan. Kekinian, Eggi Sudjana muncul dengan kontroversi lain. Publik pun penasaran siapa Eggi Sudjana yang viral memakai baret merah.

Dalam sebuah video di YouTube yang diunggah pada 12 Januari 2022, Eggi Sudjana terlihat mengenakan jaket loreng bertuliskan FKKBM (Forum Komunikasi Keluarga Purnawirawan Baret Merah) dan menggunakan topi baret merah.

"Lewat jantung, karena ini di Cijantung, inilah jantung Indonesia, siapa itu? FKKPBM, itulah jantung Indonesia, Pasukan Baret Merah, Allah Akbar," ujar Eggi di video tersebut.

Lalu apakah benar Eggi Sudjana adalah anggota pasukan Kopassus? Cek faktanya dalam rangkuman profil Eggi Sudjana yang disusun Suara.com berikut ini.

Profil Eggi Sudjana

Eggi Sudjana adalah pengacara yang lahir di Jakarta, 3 Desember 1959. Ia pun dikenal sebagai aktivis sejak mahasiswa.

Saat berkuliah, Eggi Sudjana pernah bergabung dengan Mahasiswa Himpunan Islam (HMI) MPO.

Riwayat Pendidikan Eggi Sudjana

baca juga

Eggi Sudjana lulusan dari Universitas Jayabaya. Ia menempuh jurusan Hukum Tata Negara.

Maka tidak heran jika kekinian, Eggi menjadi pengacara dan malang melintang di dunia politik.

Selain itu, Eggi juga mengambil gelar magister dan doktor Lingkungan di IPB.

Jejak Karier Eggi Sudjana

Eggi Sudjana saat memberikan pernyataannya di ILC (youtube.com/IndonesiaLawyersClub)
Eggi Sudjana saat memberikan pernyataannya di ILC (youtube.com/IndonesiaLawyersClub)

Eggi Sudjana sempat mendirikan law firm Hamdan, Sudjana, Januardi and Partners namun kemudian bubar. Ia pun kembali membuat kantor pengacara bernama Eggi Sudjana & Partners.

Nama Eggi Sudjana sebagai pengacara banyak tersorot ketika membela pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Saat itu Habib Rizieq terlibat kasus chat porno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eggi Sudjana Pakai Baret Merah, Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa Beri Peringatan Keras

Eggi Sudjana Pakai Baret Merah, Danjen Kopassus Mayjen Teguh Muji Angkasa Beri Peringatan Keras

Lampung | Jum'at, 28 Januari 2022 | 15:29 WIB

Dipanggil untuk Pemeriksaan Kasus Ujaran Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Mangkir Panggilan Polisi

Dipanggil untuk Pemeriksaan Kasus Ujaran Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Mangkir Panggilan Polisi

Kalbar | Jum'at, 28 Januari 2022 | 15:10 WIB

Polri Layangkan Panggilan Kedua Ke Edy Mulyadi, Jika Mangkir Bakal Dijemput Paksa

Polri Layangkan Panggilan Kedua Ke Edy Mulyadi, Jika Mangkir Bakal Dijemput Paksa

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:51 WIB

Merasa Polri Tebang Pilih Soal Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan, Kubu Edy Mulyadi: Apa Karena Partai Penguasa?

Merasa Polri Tebang Pilih Soal Kasus Bahasa Sunda Arteria Dahlan, Kubu Edy Mulyadi: Apa Karena Partai Penguasa?

News | Jum'at, 28 Januari 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:43 WIB

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:35 WIB

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:24 WIB

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

Kapolri Temui Prabowo di Istana, Stabilitas Keamanan dan Hari Bhayangkara Jadi Bahasan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:16 WIB

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

Tinggalkan Jejak Berdarah! 10 Anggota Aktif OPM Sorong Raya Kembali Peluk NKRI

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:07 WIB

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:57 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB