Array

Politisi PDIP Sebut Kasus Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan Berbeda

Kamis, 03 Februari 2022 | 10:32 WIB
Politisi PDIP Sebut Kasus Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan Berbeda
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. (Dok. DPR)

Suara.com - Politisi PDIP Ruhut Sitompul memberikan komentar mengenai kasus Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan.

Publik menilai bahwa kasus Edy Mulyadi dan Arteria Dahlan adalah sama.

Setelah Edy Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka akibat ujaran kebencian, publik pun mempertanyakan soal Arteria Dahlan yang tidak ditahan.

Menanggapi hal tersebut, Ruhut Sitompul menilai bahwa kasus keduanya berbeda.

Menurutnya, Edy Mulyadi mengeluarkan pernyataannya yang bermuatan SARA di sebuah konferensi pers. Sementara, Arteria menyampaikan di ruang sidang.

"Kan ini (pernyataan Edy Mulyadi) secara terang benderang disampaikan dalam, katakanlah media sosial, mengundang semua, konferensi pers itu. Itu kan jelas, banyak unsur yang terpenuhi. Terkait dengan rekan saya, kader PDI Perjuangan, itu kan waktu rapat dengar pendapat di DPR," kata Ruhut, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/2/2022).

Ruhut menyebut, kasus Arteria Dahlan viral di media sosial sehingga 'digoreng' oleh publik.

Lebih lanjut, Ruhut mengatakan Arteria Dahlan mengkritisi pejabat kejaksaan, bukan menyatakan ujaran kebencian.

"Dan dia mengkritisi ada pejabat kejaksaan, mungkin namanya wakil rakyat, ada yang melaporkan, 'mbok kalau kasih pengarahan jangan pakai bahasa daerah', kan begitu. Tapi yang namanya medsos sekarang, digoreng kiri kanan," jelas Ruhut.

Baca Juga: Polri Persilakan Edy Mulyadi Ajukan Penangguhan Penahanan

Meski demikian, Ruhut mengatakan PDIP telah mengambil langkah tegas terhadap Arteria Dahlan.

"Tapi tetap, partai kami tegas, ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum kami langsung menugaskan Sekjen, beliau (Arteria Dahlan) dipanggil. Beliau harus cabut kata-katanya, minta maaf," ungkapnya.

Ruhut kemudian, membandingkan sikap partainya dengan PKS yang merupakan partai dari Edy Mulyadi.

"Ini maaf nih, enggak ada maksud, apapun, Edy tuh kader PKS lho, caleg lho, tapi enggak jadi. Saya lihat enggak ada, partainya diam-diam aja. Akhirnya Edy juga yang ngomong (minta maaf)," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI