Penemuan Tulang Manusia Berusia 5.000 Tahun di Sungai Thames London

Siswanto | BBC | Suara.com

Minggu, 06 Februari 2022 | 13:34 WIB
Penemuan Tulang Manusia Berusia 5.000 Tahun di Sungai Thames London
BBC

Suara.com - Tulang manusia yang ditemukan oleh seorang pendayung bisa jadi merupakan salah satu benda tertua yang pernah ditemukan di Sungai Thames London.

Simon Hunt menemukan tulang paha - atau tulang kaki bagian atas - di dasar sungai saat air surut. Penanggalan karbon mengindikasikan usianya lebih dari 5.000 tahun.

Ia segera menyadari bahwa itu tulang manusia, dan mulai mengkhawatirkan yang terburuk.

"Tulang itu tampak sangat tua, tetapi sebagian dari diri saya berpikir bagaimana jika bukan?" kata Simon.

"Saya tidak tahu akan seperti apa sebuah tulang jika ia hanya berada di dalam air selama dua tahun, jadi bagaimana jika ini adalah sesuatu yang lebih mengerikan?"

Simon, yang bekerja sebagai desainer grafis, melihat tulang itu saat ia hendak naik ke perahunya. Jadi ia mengangkat tulang itu dari dasar sungai, dan membawanya untuk diamankan.

Kantong plastik bening

Ia kemudian memasukkan tulang itu ke dalam kantong plastik bening dan membawanya pulang untuk menunjukkannya kepada istrinya, membawanya secara terang-terangan di depan mata orang-orang lewat. Tapi tidak ada yang peduli.

Ia menelepon polisi, yang memintanya untuk menunjukkan kepada mereka tempat ia menemukan tulang paha itu sehingga mereka bisa menyelidiki. Namun saat petugas sampai di sana, air sudah pasang dan tempat itu terendam jauh di bawah air.

Petugas polisi mengirim tulang untuk ke laboratorium untuk diuji. Simon harus menunggu beberapa bulan sebelum polisi menghubunginya dan memintanya untuk membawa kantong plastik itu ke kantor polisi untuk membawa tulang itu.

'Tebak berapa usianya'

"Mereka berkata kepada saya bahwa tulang itu sudah tua, dan meminta saya untuk menebak berapa usianya," kata Simon.

"Kerangka acuan yang jelas bagi saya untuk hal-hal tua adalah sekitar abad pertengahan, tetapi saya keliru."

Zaman batu neolitik

Tulang paha itu sebenarnya berasal dari seseorang yang hidup pada akhir periode Neolitik - akhir Zaman Batu. Hasil penanggalan menunjukkan antara tahun 3516 dan 3365 SM.

Seorang arkeolog memperkirakan tinggi orang pemilik tulang itu sekitar 170cm berdasarkan panjang tulang femurnya.

Tidak mungkin untuk memastikan apakah orang itu laki-laki atau perempuan.

Tulang ini lebih tua dari Stonehenge di Inggris dan Piramida Giza di Mesir.

"Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa mereka pikir aneh bahwa saya menemukannya di London, tetapi kita harus ingat tidak ada London saat itu," kata Simon.

"Saya pikir itu pasti di lumpur atau sesuatu, karena sangat terpelihara dengan baik, dan kemudian terganggu dan menemukan jalannya ke saya di sungai."

Neolitik Inggris melihat kedatangan budaya pertanian, karena para migran membawa teknik dan alat dari benua Eropa.

Tengkorak Neolitik

Museum London, yang diharapkan Simon akan menjadi tempat tulang itu akhirnya disimpan, memiliki fragmen tengkorak Neolitik yang berasal dari antara 3645 dan 3600 SM.

Pihak museum mengatakan tengkorak itu adalah salah satu barang tertua yang diambil dari Sungai Thames dan tulang itu akan diletakkan di sampingnya.

Sementara itu, tulang paha tersebut kembali ke tangan Simon.

'Tempat yang tidak bisa digapai kucing'

"Saya tidak benar-benar memikirkan di mana saya akan menyimpannya, tetapi itu harus di suatu tempat yang tidak bisa digapai kucing," katanya.

"Saya ingin menghormati karena ini dulunya orang.

"Tulang ini adalah bagian dari kaki seseorang, yang berjalan di sekitar sini lebih dari 5.000 tahun yang lalu."

Mudlarkers

Sungai Thames telah terbukti sebagai 'kotak harta karun' yang menyimpan banyak artefak bersejarah. 'Mudlarkers' - orang-orang yang mencari barang-barang berharga di tepi sungai - menemukan banyak barang yang sekarang dipajang di Museum London.

Di ibu kota Inggris, perlu lisensi dari Otoritas Pelabuhan untuk kegiatan ini. Adalah ilegal untuk mencari atau memindahkan artefak dalam bentuk apa pun dari tepi sungai tanpa lisensi.

Tetapi pada kesempatan ini, Simon sedang melaksanakan tugas kewarganegaraannya, dan sejauh ini tidak ada yang kesal karena dia mengambil tulang.

Selain hal-hal teknis itu, ini hanya temuan beruntung yang membuat salah satu sesi mendayungnya jauh, jauh lebih menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames

Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:39 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:37 WIB

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB