Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Diduga Sudah Tewaskan 3 Orang, Komnas HAM: Potensial bisa Bertambah

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Senin, 07 Februari 2022 | 16:27 WIB
Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Diduga Sudah Tewaskan 3 Orang, Komnas HAM: Potensial bisa Bertambah
Ilustrasi petugas kepolisian memeriksa ruang kerangkeng manusia yang berada di kediaman pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. [Dok.Antara]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menduga korban meninggal dalam kasus kerangkeng berisi manusia di rumah pribadi milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin, lebih dari satu orang. Setidaknya informasi sementara kini bertambah menjadi tiga orang meninggal.

Informasi itu didapat oleh Komnas HAM setelah mendapatkan informasi dalam proses penyelidikan yang kini tengah berlangsung. Hal itu disampaikan langsung oleh Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/2/2022).

"Kalau kemarin Sabtu kemarin lebih dari satu, ya terus sekarang dibilang tiga (informasi meninggal dunia). Saat ini kami sedang mendalami lagi, karena potensial juga nambah," kata Anam di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/2/2022).

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara menyambangi Gedung KPK terkait kasus dugaan kerangkeng manusia yang dilakukan Bupati Langkat nonatkif Terbit Rencana Perangin Angin pada Senin (7/2/2022). [Suara.com/Welly Hidayat]
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara menyambangi Gedung KPK terkait kasus dugaan kerangkeng manusia yang dilakukan Bupati Langkat nonatkif Terbit Rencana Perangin Angin pada Senin (7/2/2022). [Suara.com/Welly Hidayat]

Kedatangan Komnas HAM ke KPK untuk meminta keterangan terhadap tersangka suap pengadaan barang dan jasa yang telah ditetapkan kepada Bupati Tebit Rencana sebagai tersangka.

Anam pun juga sudah membawa sejumlah dokumen hingga foto maupun video terkait penemuan kerangkeng berisi manusia di rumah Bupati Terbit Rencana.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, sebelumnya, membenarkan terkait rencana pemeriksaan terhadap Terbit oleh Komnas HAM. 

"Betul, siang ini diagendakan pihak Komnas HAM akan meminta keterangan dan informasi terhadap Bupati Langkat Sumut (Terbit Rencana Perangin Angin)," kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisioner Komnas HAM Sambangi Gedung KPK Bawa Dokumen Dugaan Kekerasan di Kerangkeng Manusia Rumah Bupati Langkat

Komisioner Komnas HAM Sambangi Gedung KPK Bawa Dokumen Dugaan Kekerasan di Kerangkeng Manusia Rumah Bupati Langkat

News | Senin, 07 Februari 2022 | 14:34 WIB

Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Bakal Naik Penyidikan, Kabareskrim Klaim Penyidik Temukan Unsur Pidana

Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Bakal Naik Penyidikan, Kabareskrim Klaim Penyidik Temukan Unsur Pidana

News | Senin, 07 Februari 2022 | 13:15 WIB

Status Perkara akan Ditingkatkan, Bupati Langkat Terancam Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng di Rumahnya

Status Perkara akan Ditingkatkan, Bupati Langkat Terancam Jadi Tersangka Kasus Kerangkeng di Rumahnya

Kalbar | Senin, 07 Februari 2022 | 12:43 WIB

Periksa Bupati Langkat Kasus Kerangkeng Manusia, Komnas HAM Berterima Kasih ke KPK: Kerja Sama yang Positif

Periksa Bupati Langkat Kasus Kerangkeng Manusia, Komnas HAM Berterima Kasih ke KPK: Kerja Sama yang Positif

News | Senin, 07 Februari 2022 | 11:47 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×