Survei Populi Center: Cuma 9,5 Persen Warga Jakarta Yakin Anies Terlibat Dugaan Kasus Korupsi Formula E

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 09 Februari 2022 | 16:52 WIB
Survei Populi Center: Cuma 9,5 Persen Warga Jakarta Yakin Anies Terlibat Dugaan Kasus Korupsi Formula E
Iustrasi - Kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta yang dijadikan lokasi sirkuit Formula E. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Lembaga survei Populi Center melakukan survei terkait dugaan korupsi dalam ajang penyelenggaraan Formula E. Hasilnya, masih ada warga Jakarta yang meyakini Gubernur Anies Baswedan terlibat.

Dugaan tindak pidana korupsi dalam ajang balap mobil listrik itu saat ini sedang ditelusuri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah pihak terkait di eksekutif dan legislatif sudah dipanggil untuk diminta keterangan.

Peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan mengatakan dari hasil jajak pendapat yang dilakukan kepada warga Jakarta, 32 persen yakin Formula E dikorupsi.

"Sedangkan yang menilai tidak ada unsur kasus korupsi dalam Formula E sebesar 22,5 persen," ujar Rafif dalam keterangannya, Rabu (9/2/2022).

Selain itu, 39,7 persen responden ternyata tidak mengetahui adanya dugaan korpusi Formula E. Lalu, yang menolak menjawab ada 5,8 persen.

Lebih lanjut, Populi Center juga melakukan survei mengenai keterlibatan Anies dalam dugaan kasus korupsi itu. Hasilnya, 59,8 persen atau mayoritas yakin Anies tidak terlibat.

Namun, masih ada 9,5 persen lainnya yang yakin mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu terlibat jika Formula E memang dikorupsi.

"Tidak percaya (Anies terlibat) 54,8 persen dan sangat tidak percaya 5 persen," ujarnya.

Diketahui, metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan
margin of error (MoE) ± 4,00 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

baca juga

"Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center serta menerapkan protokol
kesehatan yang ketat. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Populi Center: Anies Jadi Capres Unggulan Pilihan Warga Jakarta

Survei Populi Center: Anies Jadi Capres Unggulan Pilihan Warga Jakarta

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 15:36 WIB

PPKM Level 3 Jakarta, Kapasistas Perkantoran Maksimal  25 persen hingga Angkutan Umum Maksimal Angkut 70 Persen

PPKM Level 3 Jakarta, Kapasistas Perkantoran Maksimal 25 persen hingga Angkutan Umum Maksimal Angkut 70 Persen

Jakarta | Rabu, 09 Februari 2022 | 14:50 WIB

Musni Umar: Anies Baswedan Calon Terbaik untuk Jadi Presiden RI 2024

Musni Umar: Anies Baswedan Calon Terbaik untuk Jadi Presiden RI 2024

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 14:05 WIB

Jakarta PPKM Level 3, Anies Batasi Kapasitas Angkutan Umum 70 Persen dan WFO 25 Persen, Ini Rinciannya

Jakarta PPKM Level 3, Anies Batasi Kapasitas Angkutan Umum 70 Persen dan WFO 25 Persen, Ini Rinciannya

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

×