Polisi sempat kesulitan mengidentifikasi jenazah korban lantaran dalam kondisi luka bakar 100 persen. Sampai pada akhirnya keduanya berhasil terindetifikasi atas nama Novandi putra sulung Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang dan Fatimah kader PSI.