Kemlu Dorong Pemerintah Mauritius Percepat Proses Penyelidikan Hilangnya 7 ABK WNI

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 10 Februari 2022 | 22:59 WIB
Kemlu Dorong Pemerintah Mauritius Percepat Proses Penyelidikan Hilangnya 7 ABK WNI
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kemlu, Judha Nugraha. [Dok.kemlu.go.id]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus mendorong pemerintah Mauritius untuk mempercepat proses penyelidikan terkait kejelasan nasib hilangnya tujuh anak buah kapal (ABK) WNI di Mauritius pada 2021 lalu.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya juga mendorong proses penegakkan hukum terkait kasus tersebut jika ditemukan ada tindakan kriminal.

"Saat ini kami terus mendorong pemerintah Mauritius untuk bisa mempercepat proses penyelidikan dan juga proses penegakkan hukum memberikan kepastian terhadap nasib dan hak-hak ABK kita di sana," ujar Judha dalam Press Briefing secara virtual, Kamis (10/2/2022).

Judha pun menjelaskan kronologis kasus hilangnya tujuh ABK WNI. Awalnya Kemlu menerima informasi mengenai hilangnya 7 ABK WNI di Port Louis, Mauritius.

Enam ABK yang hilang bekerja di Kapal Wei Fai dan satu orang WNI bekerja di kapal De Hai yang merupakan kapal ikan berbendera Taiwan.

Berdasarkan keterangan saksi mata pada 26 Februari 2021 malam, Kapal Wei Fa meninggalkan dermaga bersama 6 ABK dan 1 ABK kapal De Hai berangkat menuju laut dan kemudian dinyatakan hilang.

Pada 2 Maret 2021, aparat keamanan Mauritius dapat menarik kembali Kapal Wei Fa ke pelabuhan Port Louis, namun tujuh ABK tak ditemukan.

Kemudian aparat keamanan Mauritius melakukan penyelidikan terhadap seluruh kapal yang ada yang terdapat indikasi tindakan kriminal.

"Proses pencarian besar juga sudah dilakukan oleh kapal Mauritius ke-7 ABK kita tidak ditemukan. Selanjutnya pada bulan September 2021, kepolisian Mauritius menerbitkan keterangan resmi yang menyatakan bahwa 7 ABK hilang," tutur Mauritius.

baca juga

Kemenlu dan KBRI Antananarivo, kata Judha, juga telah melakukan berbagai macam langkah terkait kasus hilangnya tujuh ABK WNI.

Bahkan, KBRI Antananarivo telah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas dan melayangkan nota diplomatik untuk mendorong penyelidikan kasus tersebut.

"Ada 7 nota diplomatik yang telah dilayangkan kepada Kemenlu Mauritius untuk mendorong proses penyelidikan terhadap kasus ini dan mendapatkan kejelasan mengenai nasib 7 ABK kita termasuk berbagai macam pertemuan komunikasi yang dilakukan secara reguler untuk mendorong proses tersebut," lanjut Judha.

Judha melanjutkan, pada 25 Januari 2022 lalu, Kepala Perwakilan RI di Antananarivo telah mengirim surat ke Menlu Mauritius untuk meminta hasil penyelidikan dan mendorong proses penegakkan hukum jika ditemukan adanya tindakan kriminal.

Bakhkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KDEI Taipei untuk memastikan pemenuhan hak ABK. Pasalnya dua kapal tersebut berasal dari Taiwan.

"Informasi yang kami dapat sebagaimana para ABK telah mendapatkan hak asuransi yang telah diberikan kepada pihak keluarga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! DFW Banyak Terima Laporan 'Kerja Paksa' ABK Indonesia di Kapal Asing, Pemerintah Diminta Tegas

Miris! DFW Banyak Terima Laporan 'Kerja Paksa' ABK Indonesia di Kapal Asing, Pemerintah Diminta Tegas

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:00 WIB

Seorang WNI Jadi Korban Penyanderaan Milisi Houthi di Yaman, Begini Respons Kemlu

Seorang WNI Jadi Korban Penyanderaan Milisi Houthi di Yaman, Begini Respons Kemlu

Jatim | Kamis, 13 Januari 2022 | 19:23 WIB

WNI Disandera Houthi di Yaman, Begini Kondisinya Saat Ini

WNI Disandera Houthi di Yaman, Begini Kondisinya Saat Ini

Jogja | Rabu, 12 Januari 2022 | 21:24 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×