Operasi Militer Rusia di Ukraina Disebut Aksi Barbar, Dubes Rusia Kritik Standar Ganda Negara Barat

Arsito Hidayatullah

Rabu, 02 Maret 2022 | 18:11 WIB
Operasi Militer Rusia di Ukraina Disebut Aksi Barbar, Dubes Rusia Kritik Standar Ganda Negara Barat
Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva ketika melakukan sesi wawancara khusus dengan tim Suara.com terkait operasi militer mereka di Ukraina, di rumah dinasnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Apa yang oleh Pemerintah Rusia disebut sebagai operasi militer di Ukraina, mendapat banyak kecaman dari berbagai kalangan di seluruh dunia. Kecaman bahkan sudah bermunculan sejak awal aksi militer itu pada pagi hari tanggal 24 Februari 2022.

Banyak pihak menyebut langkah Rusia yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin itu sebagai tindakan semata-mena, tidak rasional, bahkan egois dan sebagainya. Lebih jauh, banyak pula malah --termasuk beberapa pemimpin negara-negara Barat-- yang melabelinya sebagai "tindakan barbar" atau istilah sejenisnya.

Pihak Rusia sendiri diketahui sejak awal sudah berusaha membantah dan menepis tudingan tersebut. Itu pula yang antara lain ditunjukkan oleh Duta Besar atau Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, ketika ditanyai pendapatnya oleh Suara.com dalam wawancara eksklusif dan di sela-sela perbincangan di rumah dinasnya di Jakarta, Rabu (2/3).

"Menyebut langkah operasi militer kami saat ini sebagai tindakan barbar? Well, saya cuma bisa bilang: bagaimana dengan [aksi Barat di] Libya? Bagaimana juga dengan [di] Afghanistan, atau yang lainnya?" jawab Vorobieva, memberikan komentarnya setelah sejenak menghela napas.

Dubes Rusia itu pun kemudian menambahkan bahwa sudah ada begitu banyak contoh lain dari aksi militer yang justru dilakukan oleh negara-negara Barat itu sendiri, yang menurutnya malah absurd ketika kini melabeli langkah Rusia sebagai "barbar".

"Bukan berarti bahwa kami bilang: 'mereka melakukannya, kenapa kami tidak juga (melakukan)?' Bukan, bukan begitu. Poinnya di sini adalah bahwa Barat menggunakan standar ganda dalam hal [kecaman atau pelabelan] ini," sambungnya.

Vorobieva melanjutkan lagi berkomentar dengan mengungkit beberapa peristiwa di era 1990-an di mana NATO, Pakta Pertahanan Atlantik Utara yang dipimpin Amerika Serikat, terlibat aktif di wilayah eks-Yugoslavia. Sesuatu yang menurutnya telah memporak-porandakan, menambah kehancuran dan penderitaan warga di kawasan itu.

"Tapi mereka malah menyebutnya [aksi militer di wilayah Yugoslavia tersebut] sebagai aksi kemanusiaan? Lantas kini, langkah kami ini disebut tindakan barbar?" pungkas Vorobieva.

*Segera! Nantikan penayangan artikel dan video lengkap wawancara eksklusif Suara.com dengan Dubes Rusia Lyudmila Georgievna Vorobieva.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Penyedia Pinjaman terbesar Rusia, Sberbank Tinggalkan Eropa

Bank Penyedia Pinjaman terbesar Rusia, Sberbank Tinggalkan Eropa

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2022 | 17:01 WIB

Mitsubishi Bisa Stop Bisnis Gas Alam Cair sampai Mobil di Rusia

Mitsubishi Bisa Stop Bisnis Gas Alam Cair sampai Mobil di Rusia

Otomotif | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:58 WIB

Protes Invasi Rusia, Patung Lilin Presiden Vladimir Putin di Museum Grevin Dipindahkan ke Gudang

Protes Invasi Rusia, Patung Lilin Presiden Vladimir Putin di Museum Grevin Dipindahkan ke Gudang

Jogja | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:38 WIB

Sebanyak 70 Warga Jepang Daftarkan Diri untuk Ikut Perang ke Ukraina

Sebanyak 70 Warga Jepang Daftarkan Diri untuk Ikut Perang ke Ukraina

Jogja | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:35 WIB

Warga Asing yang Terlibat Aksi Penolakan Perang Rusia-Ukraina Bisa Dideportasi Bila Melanggar Ketentuan

Warga Asing yang Terlibat Aksi Penolakan Perang Rusia-Ukraina Bisa Dideportasi Bila Melanggar Ketentuan

Bali | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:18 WIB

CEK FAKTA: Viral di Media Sosial, Anak Vespa Ukraina Bantu Penerjun Payung Rusia Yang Nyangkut Ternyata Hoaks?

CEK FAKTA: Viral di Media Sosial, Anak Vespa Ukraina Bantu Penerjun Payung Rusia Yang Nyangkut Ternyata Hoaks?

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 16:51 WIB

Terkini

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB