Suara.com - Konflik antara Rusia dan Ukraina sejak sepekan lalu hingga kini tak kunjung usai. Polemik seputar konflik ini pun menyinggung senjata nuklir yang dimiliki negara tersebut. Lantas mana saja negara dengan senjata nuklir terbanyak di dunia?
Presiden Rusia, Vladimir Putin pun dikabarkan telah memerintahkan untuk menempatkan pasukan nuklir dalam siaga tinggi. Negeri Beruang Merah menjadi salah satu negara yang terkenal dengan banyak senjata nuklirnya. Selain Rusia, ada beberapa negara dengan senjata nuklir terbanyak di dunia, berikut ini daftarnyaa.
9 Daftar Negara dengan Senjata Nuklir Terbanyak Di Dunia
1. Rusia
Negara Rusia menjadi negara pertama yang memiliki senjata nuklir terbanyak di dunia. Tercatat ada Rusia memiliki 6.257 hulu ledak nuklir.
Federasi Ilmuwan Amerika (FAS) memperkirakan persediaan militer Rusia sebanyak 4.497 hulu ledak nuklir dengan 1.760 hulu ledak pensiun tambahan yang menunggu pembongkaran. Jadi hingga saat ini Nuklir milik Rusia ada 1.458 aktif, 3.039 tersedia serta 1.760 tidak berfungsi atau pensiun.
Amerika Serikat menjadi negara dengan senjata nuklir terbanyak di dunia yang kedua. AS tercatat memiliki 5.550 hulu ledak nuklir per 2021.
Berdasarkan pengumuman Departemen Luar Negeri AS tercatat jumlah total hulu ledak aktif dan tidak aktif AS adalah 3.750 per September 2020. Namun jumlah tersebut belum termasuk hulu ledak pensiun.
3. China
China salah satu negara terkuat di dunia memiliki total 350 hulu ledak nuklir. Departemen Pertahanan AS memperkirakan bahwa China saat ini mempunyai persediaan hulu ledak nuklir operasional sekitar 200. Namun jumlah tersebut dapat berlipat ganda selama dekade berikutnya.
4. Prancis
Prancis menjadi salah satu negara sekutu AS yang memiliki hulu ledak nuklir sebanyak 290 unit. Ia menjadi negara keempat pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia.
5. Inggris
Negara yang memiliki senjata nuklir terbanyak di dunia selanjutnya yaitu Inggris. Negara dengan julukan The Black Country tersebut memiliki sekitar 225 hulu ledak strategis.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Joe Biden Sebut Ekonomi Rusia Sudah Terguncang Akibat Kesalahan Putin
Sumsel | Rabu, 02 Maret 2022 | 20:22 WIB
Via Telepon, Menlu China dan Ukraina Bicarakan Situasi di Tengah Invasi Rusia
Jogja | Rabu, 02 Maret 2022 | 19:57 WIB
Operasi Militer ke Ukraina Disebut Barbar, Dubes Rusia Kritik Standar Ganda Negara Barat
Foto | Rabu, 02 Maret 2022 | 19:54 WIB
Terkini
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB