Sabam Sirait Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Wakil Ketua DPD: Layak Dipertimbangkan

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 08 Maret 2022 | 22:39 WIB
Sabam Sirait Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Wakil Ketua DPD: Layak Dipertimbangkan
Sabam Sirait, politikus senior PDIP, pendiri PDIP (instagram @sabamsiraitofficial)

Suara.com - Almarhum tokoh nasional Sabam Sirait diusulkan menjadi pahlawan nasional. Usulan itu disebut layak untuk dipertimbangkan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD Sultan B Najamuddin yang juga mantan kolega Sabam Sirait di DPD.

"Penghargaan negara berupa gelar Pahlawan Nasional untuk Sabam Sirait memang selayaknya dipertimbangkan," ujar Sultan saat dihubungi wartawan, Selasa (8/3/2022).

Sultan menjelaskan, gelar Pahlawan Nasional diberikan pemerintah dengan pertimbangan umum dan khusus dari seorang warga negara yang dianggap memiliki reputasi perjuangan dan pengabdian heroik.

"UU 20/2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan telah memberikan kualifikasi khusus bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional," ucapnya.

Sultan menuturkan, gelar Pahlawan Nasional yang akan disematkan kepada seseorang, tentunya harus melalui kajian dan pertimbangan objektif terkait jasa dan perjuangan yang memiliki dampak luar biasa kepada bangsa dan negara.

Dirinya mengaku sangat menghormati Sabam Sirait sebagai orangtua, guru dan pejuang politik.

"Secara pribadi saya sangat menghormati bapak Sabam Sirait sebagai seorang orangtua, guru dan pejuang politik lintas generasi yang sampai akhir hayatnya konsisten mengabdi di jalan politik kebangsaan," papar Sultan.

Untuk diketahui, dikutip dari laman jakarta.dpd.go.id, Sabam Sirait lahir di Tanjung Balai, 13 Oktober 1936.

Politisi senior PDI Perjuangan Sabam Sirait meninggal dunia pada Rabu (29/9/2021) malam.

Sabam Sirait merupakan adalah anggota DPD RI periode 2018-2019 dari Provinsi DKI Jakarta.

Pada Pemilu 2019, ia kembali mencalonkan diri di daerah pemilihan yang sama, kemudian menang dengan perolehan suara terbanyak kedua 626.618 suara.

Sabam Sirait memulai karier politiknya ketika masih kuliah di Fakultas Hukum UI (1958).

Ia tertarik masuk dunia politik karena terjadi kekosongan setelah partai-partai dibubarkan Bung Karno.

Sabam Sirait merupakan ayah dari anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDI Perjuangan Dukung Usulan Agar Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

PDI Perjuangan Dukung Usulan Agar Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Sulsel | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:49 WIB

Mengenal KRMH Roy Rajasa Yamin, Cucu Pahlawan Nasional Mohammad Yamin yang Masuk Kandidat Raja Mangkunegara X

Mengenal KRMH Roy Rajasa Yamin, Cucu Pahlawan Nasional Mohammad Yamin yang Masuk Kandidat Raja Mangkunegara X

Surakarta | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:00 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional

Wow! Ganjar Pranowo Dukung Dokter Pribadi Bung Karno Jadi Pahlawan Nasional

Jawa Tengah | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:52 WIB

Terkini

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB