Hari Perempuan Internasional, Seruni Soroti Dampak Perang Rusia-Ukraina Hingga Krisis Minyak Goreng

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 09 Maret 2022 | 06:58 WIB
Hari Perempuan Internasional, Seruni Soroti Dampak Perang Rusia-Ukraina Hingga Krisis Minyak Goreng
Massa yang terdiri dari sejumlah organinasi perempuan melakukan aksi di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (8/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Peringatan Hari Perempuan Internasional (HPI) jatuh pada Selasa (8/3/2022). Pada peringatan tahun ini, Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI) menyoroti beragam hal yang tengah terjadi saat ini termasuk konflik bersenjata antara Ukraina dengan Rusia.

Ketua SERUNI, Helda Khasmy menyinggung perang yang terjadi itu secara nyata mengorbankan rakyat tidak terkecuali kaum perempuan. Ia tidak dapat menampik kalau warga sipil menjadi korban yang tidak dapat terhindari akibat adanya perang.

"Krisis imperialisme memburuk dengan cepat dan tajam. Perang terselubung antara Rusia dengan Amerika Serikat-NATO berkobar dan mengorbankan rakyat dan kaum perempuan. Dalam perang apapun, kematian atau terluka, siapapun pasti mengerti bahwa ini tidak bisa dihindari," kata Helda dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/3/2022).

Pertunjukan serangan militer dari Rusia dan pertahanan dari pihak Ukraina dianggapnya menunjukkan kalau warga Ukraina menjadi korban langsung. Warga sipil di sana, kata Helda, kehilangan pekerjaan, rumah, sekolah, tempat bermain, dan seluruh harta benda yang telah dikumpulkan bertahun-tahun luluh-lantak hanya dalam sekejap karena perang.

Lebih lanjut, Helda juga menerangkan kalau perang tersebut merupakan cerminan dari ambisi negeri imperialis untuk mempertahankan dominasi dengan cara penghabisan. Dengan kata lain Amerika Serikat-NATO bahkan Rusia sangat bergantung pada perang untuk mempertahankan kedigdayaannya dan tak segan mengorbankan jutaan rakyat.

Bukan hanya di Ukraina, Helda juga menyoroti soal keadaan di Indonesia di mana saat ini tengah terjadi krisis minyak goreng menjadi serangan yang menambah kesengsaraan rakyat dan kaum perempuan di Indonesia. Gara-gara harga minyak goreng membumbung tinggi, ibu-ibu masih harus antri memperebutkan minyak goreng.

"Masalah ini sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa dominasi penguasaan tanah untuk perkebunan besar oleh segelintir tuan tanah besar baik untuk karet, kayu dan kelapa sawit akan semakin menenggelamkan rakyat dalam berbagai macam krisis," jelasnya.

"Dengan kekuasaan kapital ada di tangan imperialis, harga CPO ditentukan berdasarkan pasar komoditas internasional, adalah ilusi bagi rakyat berharap pasokan CPO untuk minyak goreng dan untuk bio-fuel murah nyata di masa datang," sambungnya.  

Menanggapi kondisi tersebut, Helda mengatakan bahwa rakyat Indonesia harus bangkit dan memperkuat kesadaran bersamanya, jauh sebelum sawit dominan seperti sekarang dan dipaksa menjadi satu-satunya bahan minyak goreng, rakyat Indonesia secara turun temurun di seluruh pesisiran hingga pedalaman membuat minyak goreng secara mandiri dari kelapa dan sumber hewani lainnya.

baca juga

Bangsa dan rakyat Indonesia menurutnya berhak atas minyak goreng yang tidak hanya murah akan tetapi juga sehat dan tidak merusak alam. Kelapa, kedelai dan bahkan beberapa minyak hewani jauh lebih baik daripada sawit yang telah terbukti merusak hutan, mendatangkan bencana kekeringan dan kebakaran serta bebas dari monopoli tanah oleh tuan tanah besar.

“Di Hari Perempuan Internasional ini kita menyadari begitu banyak penindasan dan penghisapan atas kaum perempuan yang berlangsung hingga sekarang. Kebebasan kaum perempuan yang terampas selama Covid-19 belum juga kembali, sekarang perang dan kesulitan ekonomi dalam berbagai bentuknya terus menindas dan menggerus kebebasan yang ada di tangan kaum perempuan untuk berkembang. Hanya sistem baru yang dapat mewujudkan mimpi kaum perempuan akan perdamaian sejati berbasiskan pada keadilan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOP 5 Berita Menarik: Angin Kencang Terjang Wilayah Bekasi, Sandy Walsh Sangat Fasih Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

TOP 5 Berita Menarik: Angin Kencang Terjang Wilayah Bekasi, Sandy Walsh Sangat Fasih Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Bekaci | Rabu, 09 Maret 2022 | 06:05 WIB

Distributor Kedapatan Timbun Minyak Goreng, Siap-siap Izin Usaha Dicabut

Distributor Kedapatan Timbun Minyak Goreng, Siap-siap Izin Usaha Dicabut

Jakarta | Rabu, 09 Maret 2022 | 05:30 WIB

Wali Kota Jakarta Utara: Minyak Goreng Bukan Langka, Tapi Terbatas

Wali Kota Jakarta Utara: Minyak Goreng Bukan Langka, Tapi Terbatas

Jakarta | Selasa, 08 Maret 2022 | 23:32 WIB

Terkini

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×