Kemlu Ungkap Dua Tantangan Dalam Evakuasi WNI di Ukraina

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 10 Maret 2022 | 23:04 WIB
Kemlu Ungkap Dua Tantangan Dalam Evakuasi WNI di Ukraina
Kemlu RI evakuasi lagi 6 WNI dari Ukraina ke Polandia (tangkapan layar twitter/@Kemlu_RI)

Suara.com - Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengungkapkan tantangan-tantangan yang dalam mengevakuasi Warga Negara Indonesia di Ukraina.

Tantangan pertama, yakni adanya WNI yang tak melaporkan diri kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ukraina. Jumlah WNI selalu bertambah dari data awal sebelum invasi Rusia.

"Jumlah warga negara kita di Ukraina selalu bergerak dari data awal sebelum terjadinya pertempuan serangan Rusia 24 Februari lalu. Ini memang salah satu tantangan yang kami hadapi bahwa ada beberapa WNI yang tidak lapor diri sejak awal," ujar Judha dalam Press Briefing Kemlu secara virtual, Kamis (10/11/2022).

Judha menuturkan sejak awal, pihaknya melalui KBRI di Ukraina telah mengimbau kepada WNI untuk melaporkan diri agar mudah dilakukan pendataan.

Namun faktanya, kata Judha, pihaknya baru mendapatkan data WNI yang melapor. Sehingga namanya tidak terdata di database WNI yang akan dievakuasi.

"Padahal sejak awal kami minta untuk keakuratan dan kecepatan respons dari KBRI Kiev tentu data yang akurat menjadi kunci utama. Namun setelah terjadi proses evakuasi kemarin, kami masih mendapatkan data-data WNI yang baru lapor diri yang tidak ada di database WNI," ungkapnya.

Selain itu, Judha memaparkan tantangan kedua yang dihadapi Kemlu dalam mengevakuasi karena lokasi tempat tinggal WNI berada di lokasi pertempuran. Terdapat sembilan WNI yang masih tertahan di Chernihiv, Ukraina.

"Secara khusus kami coba menyoroti yang ada di Chernihiv. Ini sembilan WNI di Chernihiv," ucap Judha.

Judha menuturkan, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan sembilan WNI tersebut. Dipastikan sembilan WNI tersebut dalam kondisi aman.

baca juga

"Setiap hari dalam beberapa kali sekali, kami selalu menjalin komunikasi dengan mereka. Saat ini kondis mereka dalam kondisi aman, pasokan logistik aman. Ini posisi yang ada di Chernihiv. Jadi tantangan yang kita hadapi saat ini ada di Chernihiv masih jadi zona pertempuran," papar dia.

Lebih lanjut, Judha menyebut pihaknya sempat mengupayakan penjemputan kepada sembilan WNI di Chernihiv. Namun, tersebut gagal karena pertempuran masih terjadi di rute evakuasi.

"Sehingga demi keselamatan WNI kita tunda terlebih dahulu proses evakuasi mereka. Kita akan terus upayakan terutama penciptaan koridor yang efektif di lapangan. Sebagai disampaikan Bu Menlu juga upayakan penciptaan humanitarian koridor ini, supaya betul-betul dipatuhi oleh pihak di lapangan," katanya

Sebelumnya, sebanyak 120 dari 165 WNI di Ukraina telah kembali ke Indonesia.

"Jadi total WNI yang ada di Ukraina 165, telah kembali ke Indonesia 120. Artinya pasca ketibaan ada 80 WNI yang menggunakan pesawat evakuasi khusus tanggal 3 Maret lalu, ada 40 lagi yang sudah bisa kita evakuasi untuk keluar dari Ukraina," ujar Judha.

Kemudian kata Judha, terdapat 13 WNI masih dalam upaya evakuasi. Dari jumlah tersebut sembilan berada di Cherniv dan empat berada di Lviv.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EKSKLUSIF: Dubes Rusia Ungkap Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

EKSKLUSIF: Dubes Rusia Ungkap Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

Video | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:40 WIB

Wawancara Eksklusif Dubes Rusia: Kami Juga Tidak Menyukai Perang, Aksi Kami Demi Mencegah Konflik Lebih Parah

Wawancara Eksklusif Dubes Rusia: Kami Juga Tidak Menyukai Perang, Aksi Kami Demi Mencegah Konflik Lebih Parah

wawancara | Kamis, 10 Maret 2022 | 18:56 WIB

Dievakuasi Ukraina, Kemenlu: Total 120 WNI Sudah Kembali ke Indonesia

Dievakuasi Ukraina, Kemenlu: Total 120 WNI Sudah Kembali ke Indonesia

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 17:43 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×