Kemlu: Tak Ada WNI yang Disandera di Ukraina

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 10 Maret 2022 | 22:42 WIB
Kemlu: Tak Ada WNI yang Disandera di Ukraina
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu, Judha Nugraha. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan tak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera seperti informasi yang beredar.

Hal ini ditegaskan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, dalam Press Briefing Kemlu secara virtual, Kamis (10/3/2022).

"WNI di Ukraina kita diberitakan disandera di sana. Jadi kami tegaskan mereka tidak disandera," ujar Judha.

Judha menjelaskan para WNI tersebut bukanlah disandera. Namun belum dapat dievakuasi karena lokasi tempat tinggal WNI berada dalam zona pertempuran.

"Mereka belum bisa bergerak, belum bisa dievakuasi karena tidak aman, masih zona pertempuran. Sehingga mereka akan lebih aman tinggal di tempat masing-masing," ucap Judha.

Selain itu, Judha mengatakan kondisi para WNI di Ukraina yang terjebak di zona pertempuran, dalam kondisi aman.

Nantinya, kata Judha, pihaknya akan segera mengevakuasi jika kondisi sudah aman dan ada jaminan safe passage.

"Mereka Alhamdulillah sampai saat ini aman di lokasi masing-masing dan kita akan terus upayakan ketika sudah ada jalur evakuasi yang aman bagi mereka, kita akan segera melakukan penjemputan," kata Judha.

"Tim sudah menyiapkan sarana transportasi, jika sudah aman untuk dilakukan dan sudah ada jaminan safe passage dari kedua belah pihak kita akan segera melakukan evakuasi," katanya.

Sebelumnya sebanyak 120 dari 165 WNI di Ukraina telah kembali ke Indonesia.

"Jadi total WNI yang ada di Ukraina dari 165 orang, telah kembali ke Indonesia 120 orang. Artinya pasca ketibaan ada 80 WNI yang menggunakan peswat evakuasi khusus tanggal 3 Maret lalu, ada 40 lagi yang sudah bisa kita evakuasi untuk keluar dari Ukraina," ujar Judha.

Kemudian, kata Judha, terdapat 13 WNI masih dalam upaya evakuasi. Dari jumlah tersebut sembilan berada di Cherniv dan empat berada di Lviv.

"Kita upayakan untuk bisa kita evakuasi segera," papar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dievakuasi Ukraina, Kemenlu: Total 120 WNI Sudah Kembali ke Indonesia

Dievakuasi Ukraina, Kemenlu: Total 120 WNI Sudah Kembali ke Indonesia

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 17:43 WIB

Profil Donetsk dan Luhansk, Wilayah Pemberontak di Ukraina yang Diakui Merdeka oleh Rusia

Profil Donetsk dan Luhansk, Wilayah Pemberontak di Ukraina yang Diakui Merdeka oleh Rusia

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 17:05 WIB

Sambangi PP Muhammadiyah, Dubes Vasyl Hamianin Bahas Soal Bantuan Korban Invasi Rusia di Ukraina

Sambangi PP Muhammadiyah, Dubes Vasyl Hamianin Bahas Soal Bantuan Korban Invasi Rusia di Ukraina

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 16:48 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB