Presiden Zelensky: Ukraina Pertahankan Kyiv Sampai Mati

Siswanto

Minggu, 13 Maret 2022 | 15:11 WIB
Presiden Zelensky: Ukraina Pertahankan Kyiv Sampai Mati
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. [Foto: AFP]

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan pasukan Rusia, mereka akan menghadapi pertempuran sampai mati jika berusaha menduduki ibu kota Kyiv.

"Jika mereka memutuskan untuk menjatuhkan 'karpet bom' (pengeboman besar-besaran dari udara) dan menghapus sejarah daerah ini… menghancurkan kami semua, maka mereka bisa memasuki Kyiv. Jika itu tujuan mereka, biarkan mereka masuk, tapi mereka akan hidup sendiri di tanah ini," kata Zelensky.

Presiden yang kerap tampil di media sosial dari ibu kota itu mengatakan sejumlah kota kecil sudah tidak ada lagi.

Invasi Rusia di Ukraina–agresi militer terbesar terhadap sebuah negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua–kini telah memasuki pekan ketiga.

Pengeboman dari udara telah membuat ribuan warga terjebak di kota-kota yang terkepung oleh pasukan Rusia. Jumlah warga Ukraina yang mengungsi ke negara-negara tetangga mencapai 2,5 juta orang.

Pada Sabtu Ukraina menuduh pasukan Rusia membunuh tujuh warga sipil dalam serangan terhadap pengungsi perempuan dan anak-anak di dekat Kyiv.

Dinas intelijen Ukraina melaporkan bahwa ketujuh warga itu, termasuk seorang anak, tewas ketika mengungsi dari desa Peremoha dan bahwa "penjajah memaksa rombongan pengungsi untuk kembali".

Kantor berita Reuters belum dapat memverifikasi laporan itu dan Rusia tidak berkomentar.

Moskow membantah menjadikan warga sipil target serangan mereka sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari. Mereka menyalahkan Ukraina atas kegagalan mengevakuasi warga sipil dari kota-kota yang terkepung. Ukraina dan negara-negara Barat menolak keras tuduhan itu.

baca juga

Zelensky mengatakan Moskow sedang mengirim tentara baru setelah pasukan Ukraina melumpuhkan 31 batalion taktis Rusia, yang disebutnya sebagai kekalahan militer Rusia terbesar dalam beberapa dekade. Reuters tidak bisa memverifikasi pernyataannya itu.

"Kami masih harus bertahan. Kami masih harus berjuang," kata Zelensky dalam video, Sabtu.

Dia mengatakan sekitar 1.300 tentara Ukraina telah tewas dan mendesak Barat untuk lebih terlibat dalam negosiasi damai.

Amerika Serikat mengatakan akan menambah bantuan hingga 200 juta dolar (Rp2,87 triliun) dalam bentuk senjata ringan, anti tank dan anti pesawat bagi Ukraina. Para pejabat Ukraina sebelumnya telah meminta bantuan militer lebih banyak.

Zelensky membahas situasi perang dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mendesak Putin untuk memerintahkan gencatan senjata segera.

Menanggapi pembicaraan itu lewat sebuah pernyataan, Kremlin sama sekali tidak menyebut gencatan senjata.

Pejabat kepresidenan Prancis mengatakan: "Kami tidak melihat adanya niat dari pihak Putin untuk mengakhiri perang."

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menuduh AS berupaya menambah ketegangan. Dia mengatakan situasinya menjadi semakin rumit oleh konvoi bantuan militer Barat ke Ukraina. Konvoi bantuan itu dianggap oleh Rusia sebagai "target (serangan) yang sah".

Dalam komentarnya yang dikutip kantor berita Tass, Ryabkov tidak menyebut satu pun ancaman secara spesifik. Serangan apa pun terhadap konvoi seperti itu sebelum mencapai Ukraina akan berisiko memicu perang yang lebih luas.

Pembicaraan krisis antara Moskow dan Kyiv telah dilanjutkan lewat panggilan video, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seperti dikutip kantor berita Rusia RIA.

Peskov tidak memberikan rincian, tapi Menlu Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan Kiev tak akan menyerah atau menerima ultimatum apa pun. [Reuters/Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Ancam Inggris dan Sekutunya Atas Keterlibatan dengan Perang Ukraina: Kami Akan Membunuh Mereka

Rusia Ancam Inggris dan Sekutunya Atas Keterlibatan dengan Perang Ukraina: Kami Akan Membunuh Mereka

News | Rabu, 16 April 2025 | 16:50 WIB

Ibu Negara Ukraina Mengutuk Kekerasan Seksual 'Sistematis' oleh Pasukan Rusia

Ibu Negara Ukraina Mengutuk Kekerasan Seksual 'Sistematis' oleh Pasukan Rusia

News | Selasa, 29 November 2022 | 11:02 WIB

Pasukan Ukraina Kembali Kuasai Kota Kherson usai Militer Rusia Mundur

Pasukan Ukraina Kembali Kuasai Kota Kherson usai Militer Rusia Mundur

News | Sabtu, 12 November 2022 | 13:15 WIB

'Jebakan': Ukraina Curiga Penarikan Pasukan Rusia dari Kherson Hanya Akal-akalan

'Jebakan': Ukraina Curiga Penarikan Pasukan Rusia dari Kherson Hanya Akal-akalan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 13:10 WIB

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 14:36 WIB

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

20 Anggota ISIS Tewas dalam Operasi Khusus Pasukan Rusia

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Dorr...Dorr! Kamp Latihan Militer Pasukan Rusia Yang Akan Dikirim Ke Ukraina Diserang, 11 Orang Tewas

Dorr...Dorr! Kamp Latihan Militer Pasukan Rusia Yang Akan Dikirim Ke Ukraina Diserang, 11 Orang Tewas

News | Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:05 WIB

Badan Intelijen Inggris Klaim Rusia Salah Perhitungan dan Kini dalam Keadaan Terdesak

Badan Intelijen Inggris Klaim Rusia Salah Perhitungan dan Kini dalam Keadaan Terdesak

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 12:08 WIB

Presiden Ukraina Zelensky Alami Kecelakaan

Presiden Ukraina Zelensky Alami Kecelakaan

News | Kamis, 15 September 2022 | 10:23 WIB

Kegembiraan Warga Desa-desa yang Baru Dibebaskan dari Pasukan Rusia

Kegembiraan Warga Desa-desa yang Baru Dibebaskan dari Pasukan Rusia

News | Selasa, 13 September 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma

Jogja | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato

Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato

Jakarta | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

7 Cara Mengatasi HP Samsung yang Panas saat Main Game dan Dicas

7 Cara Mengatasi HP Samsung yang Panas saat Main Game dan Dicas

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur

Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Kopi Kedua di Sudut Kedai

Kopi Kedua di Sudut Kedai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:58 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

IHSG Masih Betah di Level 6.500, Saham KOTA Naik 30%

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pecinta Kopi, Yuk Belajar Bijak Mengelola Material dan Terapkan Ekonomi Sirkular

Pecinta Kopi, Yuk Belajar Bijak Mengelola Material dan Terapkan Ekonomi Sirkular

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Perjalanan Bilal Hasan Bawa Nama Indonesia ke Octagon, Debut UFC Berakhir KO Spektakuler

Perjalanan Bilal Hasan Bawa Nama Indonesia ke Octagon, Debut UFC Berakhir KO Spektakuler

Sport | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×