Jokowi Berkemah di Ibu Kota Negara Baru, Pengamat: Jangan Sampai IKN Dijalankan, Minyak Goreng Diabaikan

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 14 Maret 2022 | 22:24 WIB
Jokowi Berkemah di Ibu Kota Negara Baru, Pengamat: Jangan Sampai IKN Dijalankan, Minyak Goreng Diabaikan
Presiden Joko Widodo saat berkemah di Titik Nol Kilometer IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (14/3/2022). (Twitter/jokowi foto Agus Suparto)

Suara.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo untuk berkemah ke Ibu Kota Negara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur disambut protes dari masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari spanduk protes warga soal kelangkaan minyak goreng yang terpampang di Flyover Jalan Juanda dan Jembatan Penyeberangan Orang Jalan S Parman, Kota Samarinda.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin menyarankan agar Jokowi mendengarkan kritikan dari masyarakat tersebut.

"Kita sepakat dengan rakyat mengkritik bahwa selama ini minyak goreng langka bahkan nggak ada. Maka mestinya Jokowi mendengarkan kritikan itu. Artinya jangan sampai IKN dijalankan tetapi minyak goreng diabaikan," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Senin (14/3/2022).

Kata Ujang, adanya spanduk tersebut sebagai bentuk kritikan masyarakat agar Jokowi mendengar permasalahan kelangkaan minyak goreng. "Ketika ada masyarakat yang memasang spanduk itu, berarti ada masyarakat yang protes dan itu harus didengar," ujar dia.

Dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu menyebut permasalahan kebangsaan seperti kelangkaan minyak goreng penting untuk diselesaikan. Jika tak diselesaikan, dikhawatirkan bisa menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat.

"Kemping perlu, tapi hal kebangsaan seperti minyak goreng itu harus diselesaikan juga," katanya.

Sebelumnya, kedatangan Jokowi di Titik Nol IKN Nusantara tak hanya untuk berkemah, tapi untuk melakukan peninjauan langsung.

Euforia kedatangan rombongan Presiden Jokowi dan 34 gubernur se-Indonesia itu justru disambut masyarakat Samarinda dengan spanduk protes kelangkaan minyak goreng di salah satu ruas jalan. Wujud protes masyarakat tersebut viral di media sosial.

Salah satu akun informasi @samarindaterkini mengunggah foto spanduk tersebut. Tulisan di spanduk itu bertuliskan "rakyat antre minyak, presidennya camping. Kacau wall!"

"Selamat datang Presiden RI di Provinsi Lubang Tambang" isi spanduk lainnya.

Warganet yang melihat unggahan tersebut lantas ramai memberikan komentar. Mereka banyak membenarkan pernyataan dari spanduk itu.

"Rakyatnya pontang panting cari minyak, sampe dari warung ke warung dimasuki ngngak ketemu yang namanya minyak. Beginilah nasibnya wong cilik," komentar salah satu warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Persemaian Mentawir, Presiden Jokowi: Jutaan Bibit Bakal Dibawa ke IKN untuk Lahan Kritis

Tinjau Persemaian Mentawir, Presiden Jokowi: Jutaan Bibit Bakal Dibawa ke IKN untuk Lahan Kritis

News | Senin, 14 Maret 2022 | 21:49 WIB

Tokoh Adat Temui Jokowi di Titik Nol IKN, Berharap Pembangunan SDM di Kalimantan Didahulukan

Tokoh Adat Temui Jokowi di Titik Nol IKN, Berharap Pembangunan SDM di Kalimantan Didahulukan

News | Senin, 14 Maret 2022 | 21:40 WIB

Gubernur Sulsel Minta Pertemuan Reguler Bahas IKN, Presiden Jokowi Setuju

Gubernur Sulsel Minta Pertemuan Reguler Bahas IKN, Presiden Jokowi Setuju

Sulsel | Senin, 14 Maret 2022 | 21:16 WIB

Terkini

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:59 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB