Jenderal Dudung Singgung soal Baliho Lagi, Minta Anggotanya Berani: Pokoknya Muncul Bantai, Nggak Usah Mikir

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Selasa, 15 Maret 2022 | 12:57 WIB
Jenderal Dudung Singgung soal Baliho Lagi, Minta Anggotanya Berani: Pokoknya Muncul Bantai, Nggak Usah Mikir
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman meminta agar seluruh jajaran TNI Angkatan Darat bertindak tegas jika masih ada baliho-baliho di tempat umum yang dipasang kelompok radikal

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, ia bahkan meminta jajarannya untuk tak ragu membantai baliho-baliho dari kelompok radikal.

"Jadi jika ada situasi yang menonjol jangan sampai baliho-baliho masih bergelimpangan. Pokoknya muncul bantai, nggak usah mikir," kata Jenderal Dudung dalam wawancara, yang dikutip dari Kompas TV, Senin (14/3/2022).

"Ada orang-orang yang mencoba mengganggu keamanan dan persatuan bangsa, jangan ragu ragu. Kalian sudah dicontohkan waktu saya Pangdam. Harus berani," lanjutnya.

Dudung mengatakan agar tidak bersikap ragu untuk menghadapi kelompok radikal. Menurutnya, kelompok radikal di tanah air ini jumlahnya kecil oleh karena itu TNI AD harus berani.

"Jadi tidak usah ragu ragu dengan kelompok kelompok mereka, kelompok mereka ini kecil, kodam jaya harus tampil, harus berani," kata Dudung.

Jenderal Dudung juga meminta agar TNI AD mengundang penceramah yang memiliki nasionalisme yang tinggi.

"Ini tentang memanggil penceramah yang radikal, ini juga sudah saya sampaikan ke semua jajaran, cari penceramah yang nasionalismenya tinggi, banyak penceramah," tutur Dudung Abdurahman.

Ia menekankan untuk menghindari mendengarkan ceramah yang pemahamannya jauh di luar ayat suci Alquran maupun diluar ketentuan.

Baca Juga: Instruksi Keras Jenderal Dudung, Sikat Semua yang Berbau Radikal dan Bantai Baliho-baliho Radikal

"Kalau yang penceramahnya sudah miring-miring, yang ceramahnya sudah mengarah kepada pemberian pemahaman yang di luar ayat-ayat suci Alquran, di luar aturan dan ketentuan, sudah, jangan diundang," ujarnya.

Tak hanya itu, Jenderal Dudung meminta agar selalu mewaspadai penceramah yang radikal.

"Justru harus diwaspadai, saya tekankan pada seluruh jajaran Kodam Jaya waktu saya di Monas, kelompok kelompok internal ini harus tahu dimana tempatnya," ujarnya.

"Sampai titik koordinat nya di mana kalian harus tahu, jadi hal-hal yang kita temukan jadi hal yang mudah untuk mendeteksinya," sambung Dudung.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI