Sidang Isbat 2022 Awal Ramadhan 1443 H Kapan Digelar? Ini Penjelasan dan Tahapannya

Rifan Aditya

Selasa, 15 Maret 2022 | 20:07 WIB
Sidang Isbat 2022 Awal Ramadhan 1443 H Kapan Digelar? Ini Penjelasan dan Tahapannya
Sidang Isbat 2022 Awal Ramadhan 1443 H Kapan Digelar? Ini Penjelasan dan Tahapannya - Tim pemantau hilal [Antara]

Suara.com - Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadhan dan ibadah puasa. Lalu kapan Sidang Isbat 2022 akan digelar?

Sidang Isbat 2022 perlu dilakukan untuk memperjelas umat Islam di Indonesia dalam menjalankan puasa Ramadhan. Simak informasi tentang Sidang Isbat 2022 mulai dari jadwal hingga tahapannya dalam artikel ini. 

Kapan Sidang Isbat 2022?

Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat 2022 atau penetapan awal Ramadhan 1443 H pada Jumat, (1/4/2022) atau bertepatan dengan 29 Sya'ban 1443 H. Pelaksanaan Sidang Isbat tersebut akan dilakukan secara hybrid lantaran saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Informasi ini seperti disampaikan oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin,  bahwa Sidang Isbat 2022 akan dilakukan secara hybrid atau dalam arti gabungan antara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Bagaimana Pelaksanaan Sidang Isbat 2022? 

Sidang Isbat secara luring akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Jumlah peserta yang hadir tentunya akan dibatasi sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sementara itu, sebagian peserta lainnya, akan berpartisipasi melalui telekonferensi melalui jaringan internet.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag Adib menambahkan, bahwa Sidang Isbat akan digelar sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang Isbat memang selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender hijriah.

Sidang Isbat 2022 akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam. Sidang Isbat ini juga akan melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan undangan lainnya. Rencananya, Sidang Isbat akan dibagi menjadi tiga tahap.

baca juga
  • Tahap pertama, pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1443 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi). Pemaparan akan dilakukan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag mulai pukul 17.00 WIB. Sesi ini terbuka dan akan disiarkan secara live streaming.
  • Tahap kedua, pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1443 H. Sesi ini akan digelar secara tertutup setelah sholat Magrib. Selain data hisab (informasi), Sidang Isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan oleh Tim Kemenag pada 78 lokasi di seluruh Indonesia.
  • Tahap ketiga, telekonferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag. 

Apa itu Rukyatul Hilal?

Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Agama Provinsi DKI Jakarta memantau hilal awal Ramadhan 1441 H di atap Gedung Kanwil Agama DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta, Kamis (23/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dikutip dari laman Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, rukyatul hilal adalah tahap melihat dan mengamati hilal langsung. Pengamatan ini akan dilakukan pada hari ke 29 atau malam ke 30, dari bulan yang sedang berjalan.

Hilal adalah bulan sabit muda sangat tipis pada fase awal bulan baru, di mana melihat hilal dengan mata telanjang sesungguhnya sangat sulit, karena kerap bias dengan cahaya matahari atau gelap bila sedang mendung. Maka untuk melihat hilal, biasanya posisi bulan harus berada dua derajat di atas matahari.

Syarat lainnya untuk melihat hilal adalah jarak elongasi dari matahari ke arah kanan atau kiri. Semakin lebar, maka akan semakin mudah melihat hilal langsung.

Jika hilal terlihat, yang biasanya dibantu teleskop, maka pada malam itulah dimulai tanggal satu bulan baru. Namun jika hilal tidak terlihat, itu artinya malam itu adalah tanggal 30 bulan yang sedang berjalan. Kemudian malam berikutnya dimulai tanggal satu bagi bulan baru atas dasar istikmal (digenapkan).

Demikian penjelasan tentang Sidang Isbat 2022 yang akan digelar pada 1 April 2022. Apakah Anda sudah siap menyambut bulan Ramadhan?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443/2022 Versi PDF Aceh Sampai Papua: Imsak, Buka Puasa dan Waktu Sholat

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443/2022 Versi PDF Aceh Sampai Papua: Imsak, Buka Puasa dan Waktu Sholat

News | Selasa, 15 Maret 2022 | 18:27 WIB

Cara Bayar Puasa Ramadhan Tapi Lupa Jumlah yang Batal

Cara Bayar Puasa Ramadhan Tapi Lupa Jumlah yang Batal

News | Selasa, 15 Maret 2022 | 17:52 WIB

Kenapa Puasa Ramadhan Sangat Penting untuk Dijalankan Umat Islam?

Kenapa Puasa Ramadhan Sangat Penting untuk Dijalankan Umat Islam?

News | Selasa, 15 Maret 2022 | 17:38 WIB

Terkini

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:53 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Atur Penyitaan Berbasis Nilai Demi Kejar Sisa Kerugian Negara

RUU Perampasan Aset Didesak Atur Penyitaan Berbasis Nilai Demi Kejar Sisa Kerugian Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:52 WIB

×