9 WNI yang Terjebak di Kota Chernihiv Ukraina Berhasil Dievakuasi

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 19 Maret 2022 | 07:29 WIB
9 WNI yang Terjebak di Kota Chernihiv Ukraina Berhasil Dievakuasi
Seorang prajurit Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina makan siang sementara yang lainnya berlatih di garasi bawah tanah yang telah diubah menjadi pangkalan pelatihan dan logistik di Kyiv, Ukraina, Jumat (11/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]

Suara.com - Sembilan orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Kota Chernihiv, Ukraina telah berhasil dievakuasi, Jumat (18/3/2022).

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengungkapkan bahwa sejak awal terjadi serangan di Ukraina, tim evakuasi telah melakukan berbagau upaya.

Namun hal tersebut gagal karena melihat situasi di lapangan yang tidak kondusif.

"Sesuai dengan rencana kontijensi, sebetulnya ketika terjadi serangan, seluruh WNI kita kita minta dapat berkumpul ke KBRI kita yang ada di Kyiv. Namun sembilan orang yang di Chernihiv tak dapat menjangkau ke Kyiv sehingga mereka terjebak hingga kemarin (17 Maret). Kemudian sejak saat itu berbagai macam skenario evakuasi, sudah kita siapkan baik itu menuju ke utara, maupun ke arah selatan (Ukraina)," ujar Judha dalam jumpa pers secara virtual, Jumat (18/3/2022).

Judha menyebut prirotas utama dalam mengevakuasi sembilan WNI yakni keselamatan WNI. Sehingga ketika kondisi di lapangan belum aman, tim belum dapat mengevakuasi sembilan WNI.

"Pergerakan evakuasi tidak akan kita lakukan ketika situasi tidak ada aman. Prioritas adalah keselamatan teman-teman WNI semua," kata dia.

Ia melanjutkan, evakuasi terhadap sembilan WNI yang terjebak di Kota Chernihiv membutuhkan waktu yang lama yakni 22 hari.

Dimana wilayah tempat sembilan WNI itu berada di zona pertempuran.

"Waktu menunggu mendapatkan window yang aman, bagi proses evakuasi itu memang memakan waktu yang lama. Kalau kita hitung sejak tanggal 24 Februari, maka ada 22 hari yang kita perlukan untuk mencari kesempatan yang aman untuk bisa melakukan pergerakan evakuasi," papar dia.

baca juga

"Komunikasi koordinasi, intensif juga kita lakukan di berbagai pihak yang ada di Ukraina, untuk memastikan bahwa seluruh proses evakuasi dapat kita lakukan dengan aman," sambungnya.

Tim evakuasi kata Judha akhirnya pada 14 Maret 2022 berhasil menjemput sembilan WNI di Chernihiv dari pabrik ke safehouse, yakni bunker di pusat kota.

Judha menuturkan, sedianya WNI akan langsung diberangkatkan ke Kyiv, namun sempat tertahan karena adanya curfew atau jam malam.

"Curfew baru akan dicabut 17 Maret. Ketika dicabut 17 Maret, pagi hari pukul 09.00 berangkat dari Chernihiv ke Kyiv, kemudian jam 14.20 teman-teman dapat tiba di Kyiv," ucap Judha.

Kemudian sembilan WNI kata Judha menuju Lviv dan tiba di Lviv pukul 00.20 dini hari 18 Maret 2022.

"Setelah itu kita inapkan dan pukul 11.00 waktu Lviv menuju perbatasan dan beba menit lalu kita sudah bisa melewati perbatasan di Polandia dan Alhamdulillah kita sudah berada di zona aman yang ada di Polandia," papar Judha.

Lebih lanjut, Judha menyebut terdapat dua WNI di Warsawa, Polandia yang belum dievakuasi. Namun dua orang tersebut belum dapat dipulangkan karena terpapar Covid-19.

"Ada 2 orang WNI yang kita bisa kita evakuasi, namun karena mereka positif covid belum kita pulangkan ke Indonesia mereka sudah ada di warssawa sudah ada sejak tanggal 11 Maret 2022," papar Judha.

Kemudian sembilan WNI yang baru dievakuasi dari Kota Chernihiv. Sehingga total 11 WNI yang telah berada di zona aman.

"Lalu 9 WNI kita yang ada Chernihiv. Jadi total 11 WNI ada di zona aman," kata dia.

Selain itu Judha mengatakan bahwa sembilan WNI yang telah dievakuasi akan segera dilakukan pemeriksaan kesehatan saat tiba di Warsawa, Polandia. Nantinya tim evakuasi kata Judha, akan memulangkan sembilan WNI tersebut ke tanah air pada Minggu 20 Maret 2022 dengan

"InsyaAllah segera setelah kita melaksanakan pemeriksaan kesehatan, tanggal 20 Maret nanti kita akan pulangkan ke Jakarta menggunakan pesawat komersil dan insyaAllah tanggal 21 Maret sdah tiba di Indonesia," papar Judha.

Ia menjelaskan bahwa total sebanyak 165 WNI di Ukraina.

Dari jumlah tersebut 133 sudah diupayakan kembali ke Indonesia. 32 WNI kata Judha memilih menetap di Ukraina.

"Yang telah kita upayakan kembali ke Indonesia total ada 133. Dalam evakuasi sudah zero dan ada 32 WNI yang memlih tetap tinggal di Ukraina. Dimana sembilan adalah staf esensial dan keluarga dari KBRI Kyiv dan dalam hari ini kami tetap menjalin komunikasi dengan WNI kita untuk memantau kondisi mereka," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah 22 Hari, Sembilan WNI yang Terjebak di Ukraina Berhasil Dievakuasi

Setelah 22 Hari, Sembilan WNI yang Terjebak di Ukraina Berhasil Dievakuasi

Malang | Jum'at, 18 Maret 2022 | 22:28 WIB

Sudah Berada di Zona Aman, Sembilan WNI akan Pulang ke Indonesia Pada Minggu Besok

Sudah Berada di Zona Aman, Sembilan WNI akan Pulang ke Indonesia Pada Minggu Besok

News | Jum'at, 18 Maret 2022 | 22:04 WIB

Drone Ukraina TB-2 Ditembak Jatuh Berkeping-keping, Pintu Perbatasan Kota Kiev Dikuasai Militer Rusia

Drone Ukraina TB-2 Ditembak Jatuh Berkeping-keping, Pintu Perbatasan Kota Kiev Dikuasai Militer Rusia

Jatim | Sabtu, 19 Maret 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Charger Listrik BYD Dirantai Besi Diduga Akibat Persaingan Bisnis

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Mengupas Kisah Unik dan Spektakuler di Serial Love, Death & Robots Volume 3

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

×