Sederet Fakta tentang Mafia Minyak Goreng yang Diungkap Mendag Muhammad Lutfi

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 20 Maret 2022 | 13:13 WIB
Sederet Fakta tentang Mafia Minyak Goreng yang Diungkap Mendag Muhammad Lutfi
Sederet Fakta tentang Mafia Minyak Goreng yang Diungkap Mendag Muhammad Lutfi - Mendag M Lutf (tengah) saat rapat bersama DPR bahas permasalah minyak goreng. (Suara.com/Bagasksara)

Suara.com - Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI yang digelar pada Kamis, 17 Maret 2022, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan penyebab terjadinya kelangkaan minyak goreng karena adanya mafia minyak goreng. Salah satunya terungkap fakta tentang mafia minyak goreng.

Apa saja fakta tentang mafia minyak goreng yang perlu kita ketahui ini? Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memaparkan hasil Domestic Market Obligation (DMO) pada jangka 14 Februari - 16 Maret 2022 dapat mengumpulkan sebanyak 720.612 ton minyak kelapa sawit mentah.

Minyak sawit ini disalurkan kepada masyarakat sebanyak 551.069 ton atau 76,4 persen. Dengan ini normalnya masyarakat Indonesia dapat mengkonsumsi 1 liter minyak goreng untuk setiap bulan. Kebutuhan konsumsi seluruh masyarakat Indonesia adalah 327.000 ton per bulan. 

Dengan DMO sebesar 551.069 ton minyak goreng, setiap orang bisa mendapatkan 2 liter minyak goreng bahkan melebihi konsumsi untuk setiap bulannya. Sayangnya teori Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tidak berjalan sesuai dengan harapannya. Hal ini ketahui setelah melakukan sidak ke Jawa Timur, Jakarta dan Sumatera Utara.

Mafia Minyak Goreng Dapat mengambil Keuntungan Hingga Rp 9 Miliar

Dengan hasil DMO yang melebihi jumlah konsumsi masyarakat Indonesia, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mendatangi sejumlah daerah untuk melakukan pengecekan secara langsung.

Menurut perkiraan Lutfi, mafia minyak goreng ini bisa mengambil untung Rp 9 miliar.

"Rakyat Sumut menurut BPS tahun 2021 jumlahnya 15,18 juta orang. Jadi kalau dibagi (60,42 juta liter) setara dengan 4 liter per orang dalam sebulan," ujar Muhammad Lutfi.

Melalui temuan Lutfi, ia yakin ada mafia minyak goreng yang menyelundupkan pasokan minyak goreng ke industri maupun luar negeri.

“Ini tiga kota ini satu industri ada di sana, kedua ada pelabuhan, jadi kalau keluar dari pelabuhan rakyat satu tongkang bisa 1 juta liter, dikali Rp 7-8 ribu, ini uangnya Rp 8-9 miliar," imbuh Muhammad Lutfi.

Siapa Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng?

Kementerian Perdagangan akan mengumumkan calon tersangka mafia minyak goreng pada Senin, 21 Maret 2022.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan akan mengusut para mafia yang memainkan pasokan minyak goreng. 

"Calon tersangkanya akan diumumkan hari Senin. Sekali lagi, saya akan memerangi mafia-mafia tersebut dan memastikan mereka masuk penjara," ujar Lutfi.

Muhammad Lutfi juga mengungkapkan akan mengumumkan calon tersangka mafia minyak goreng ini pada Senin, 21 Maret 2022 mendatang. Menurut pemaparannya, mafia minyak goreng mengalihkan minyak subsidi ke industri dan melakukan ekspor ke luar negeri. Mereka juga melakukan pengemasan ulang dan menjual dengan harga tidak sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Goreng Mahal, Harga Gorengan Naik Rp 1.500 Per Biji Sejak Sabtu Kemarin

Minyak Goreng Mahal, Harga Gorengan Naik Rp 1.500 Per Biji Sejak Sabtu Kemarin

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 13:05 WIB

Dinilai Cuma Bisa Ngeluh Soal Minyak Goreng, Mendag Lutfi Dianggap Bukan Menteri Jokowi, MAKI: Layak Dicopot!

Dinilai Cuma Bisa Ngeluh Soal Minyak Goreng, Mendag Lutfi Dianggap Bukan Menteri Jokowi, MAKI: Layak Dicopot!

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 13:00 WIB

Tanggapi Pernyataan Megawati, Warganet Bagikan Foto Bakwan Rebus, Netizen: Chef Juna Kagum

Tanggapi Pernyataan Megawati, Warganet Bagikan Foto Bakwan Rebus, Netizen: Chef Juna Kagum

Kalbar | Minggu, 20 Maret 2022 | 12:53 WIB

Mendag Lutfi Akan Umumkan Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng, Legislator PPP Malah Curiga: Kenapa Mesti Nunggu Senin?

Mendag Lutfi Akan Umumkan Calon Tersangka Mafia Minyak Goreng, Legislator PPP Malah Curiga: Kenapa Mesti Nunggu Senin?

News | Minggu, 20 Maret 2022 | 12:39 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

News | Senin, 13 April 2026 | 12:20 WIB

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

News | Senin, 13 April 2026 | 12:18 WIB

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

News | Senin, 13 April 2026 | 12:13 WIB

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

News | Senin, 13 April 2026 | 12:06 WIB

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

News | Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

News | Senin, 13 April 2026 | 11:47 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

News | Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB