BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 13 April 2026 | 11:47 WIB
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
ilustrasi cuaca buruk (freepik)
baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek selama periode 13 hingga 17 April 2026.
  • Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan tanah longsor.
  • Masyarakat diimbau tetap siaga serta proaktif memantau perkembangan cuaca untuk meminimalisir risiko kerugian selama periode tersebut.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan menyelimuti wilayah Jabodetabek.

Peringatan ini berlaku selama lima hari ke depan, terhitung mulai tanggal 13 hingga 17 April 2026 mendatang.

Berdasarkan pantauan data BMKG, wilayah Kabupaten Bogor menjadi daerah yang mendapat atensi khusus dengan status Siaga pada Senin (13/4/2026) ini.

Situasi cuaca diprediksi akan fluktuatif, di mana status Siaga bisa bergeser ke wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu pada Rabu (15/4/2026) mendatang.

Sementara pada Kamis (16/4/2026), status Siaga bergeser ke wilayah Jakarta Selatan dan Kabupaten Bogor, dengan warga Jakarta Timur juga masih diimbau bersiap menghadapi ancaman cuaca buruk.

"Berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat," tulis keterangan dalam unggahan resmi BMKG.

Selain Jakarta, daerah penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok juga ditetapkan berada dalam level Waspada atau berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat sepanjang periode peringatan.

Fenomena atmosfer ini dikhawatirkan dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi yang dapat mengusik aktivitas harian penduduk.

Potensi dampak yang mungkin timbul mencakup genangan air di pemukiman, luapan air sungai yang melampaui batas normal, hingga ancaman tanah longsor.

baca juga

BMKG menegaskan bahwa koordinasi dan kesiapan dari setiap individu menjadi faktor krusial dalam meminimalisir risiko kerugian.

"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," imbau BMKG dalam lanjutan unggahan resmi mereka.

Warga juga diminta untuk senantiasa proaktif dalam memantau perkembangan cuaca serta melaporkan kejadian bencana guna mempercepat proses mitigasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore

BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:33 WIB

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:24 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×