Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB
Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?
Potret Garis Pantai dari Ketinggian (Pexels/William Chen)

Suara.com - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin pesat dan memberikan berbagai manfaat, termasuk menjadi solusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru saja meluncurkan teknologi terbaru berbasis  AI, yaitu penggunaan citra satelit Sentinel-2 dengan model deep learning U-Net. Para peneliti menggunakan model U-Net untuk memetakan garis pantai utara Jawa atau Pantura secara otomatis, sebagaimana dilaporkan oleh BRIN (10/4/2026). 

Mengapa Inovasi Ini Dibutuhkan ?

Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan metode konvensional dalam menghadapi dinamika pesisir yang sangat cepat akibat faktor alam maupun manusia. 

Tidak hanya itu, urgensi penggunaan AI ini tidak terlepas dari kondisi kritis yang dialami wilayah Pantura. 

Berdasarkan kajian dari Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGL), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terjadi penurunan muka tanah sebanyak 6 hingga 10 cm per tahun  di wilayah pesisir utara. Kondisi ini juga diperparah oleh kenaikan  permukaan air laut  Indonesia sebesar  0,6 cm - 1,2 cm per tahun,menurut data Kementerian Bappenas/PPN. Kondisi tersebut dapat menaikkan kemungkinan terjadinya banjir rob. 

Tanpa adanya inovasi seperti model U-Net, pemerintah akan kesulitan untuk menentukan garis batas evakuasi maupun pembangunan tanggul laut untuk menahan banjir rob.

Implementasi dan Kekurangan Penggunaan Model U-Net

Dalam implementasinya, model U-Net sangat membantu pemerintah dalam melakukan pemetaan wilayah pesisir Pantura secara lebih cepat dibandingkan metode manual. Hal ini tentunya mendorong pengambilan kebijakan yang lebih mutakhir dan sesuai dengan kondisi terkini. 

Peneliti Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Edwin Adi Wiguna, menilai bahwa penggunaan model U-Net memiliki potensi besar dalam mendukung penentuan garis pantai secara rutin dan efisien. 

“Pendekatan ini dapat dimanfaatkan untuk observasi garis pantai secara berkala dengan biaya yang lebih rendah, sehingga membantu pemerintah dalam pengambilan kebijakan berbasis data, khususnya terkait mitigasi abrasi, banjir rob, dan perubahan garis pantai,” ujarnya. 

Selain itu, tingkat akurasi model U-Net juga tergolong tinggi. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sekitar 92 persen yang menunjukkan bahwa model U-Net memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi batas darat dan laut di wilayah pesisir Pantura secara presisi. 

“Pemanfaatan model U-Net memungkinkan identifikasi batas darat dan laut secara lebih presisi. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dengan nilai Intersection over Union mencapai sekitar 92 persen,” kata Edwin.

Namun, di balik keunggulannya, terdapat tantangan yang perlu diperhatikan. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa performa model bekerja  sangat baik pada wilayah berpasir dan berkerikil, tetapi kurang optimal di kawasan berlumpur karena kemiripan visual dengan perairan dangkal. 

Meski begitu, secara keseluruhan model U-Net tetap efektif dalam pemetaan wilayah pesisir Pantura. Dengan data yang lebih akurat, pengambilan keputusan terkait infrastruktur pesisir dapat dilakukan secara lebih terukur guna menjamin keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf

Akui Gunakan AI di Opening Ascendance of a Bookworm, WIT Studio Minta Maaf

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 10:05 WIB

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

AI hingga Sertifikasi Internasional, Kunci Cetak Generasi Unggul di Industri Pariwisata Global

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 08:07 WIB

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB