Bayaran Pawang Hujan di MotoGP Mandalika Fantastis, Honor Rara Si Pengendali Cuaca Jadi Sorotan Dunia!

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 22 Maret 2022 | 07:05 WIB
Bayaran Pawang Hujan di MotoGP Mandalika Fantastis, Honor Rara Si Pengendali Cuaca Jadi Sorotan Dunia!
Rara, pawang hujan sirkuit Mandalika, berapa bayaran pawang hujan di MotoGP Mandalika (Twitter.com/MotoGP)

Suara.com - Gelaran MotoGP Mandalika telah usai hari Minggu kemarin. Banyak kejadian unik yang tak terduga terjadi jelang race hingga akhir race berlangsung, salah satunya yaitu kehadiran Rara Istiani Wulandari atau akrab dipanggil Rara si pawang hujan. Lalu berapa bayaran pawang hujan di MotoGP Mandalika? Bagi Anda yang penasran simak jawabannya berikut ini. 

Beberapa hari jelang race hingga balap motor internasional itu berlangsung, Rara telah melakukan sejumlah ritual di area sirkut Mandalika. Ia mengaku memiliki kemampuan untuk menggerakkan awan dari suatu tempat agar tidak terjadi hujan. Banyak orang bertanya-tanya, berapa bayaran pawang hujan di MotoGP Mandalika?

Video Rara saat tengah mengusir hujan di area Sirkuit Mandalika, viral di berbagai platform media sosial. Bahkan namanya sempat trending Twitter nomor 1 di Indonesia. 

Dalam video yang viral, Rara terlihat beraksi di arena balap dengan membawa sebuah mangkuk dan sejumlah dupa ditangannya. Sontak ritualnya  itu membuat ribuan pasang mata tertuju padanya. Bahkan aksinya itu, ditirukan oleh salah satu pembalap. Namun entah kebetulan, setelah race diundur hingga 2 jam hujan mulai reda dan balapan dapat dimulai. 

Lantas berapa besar bayaran pawang hujan Mandalika itu? Simak jawabannya pada artikel berikut ini.

Bayaran Pawang Hujan di MotoGP Mandalika 

Dipercaya sebagai pawang hujan di NotoGP Mandalika, Rara mengaku dibayar dengan sisitem kontrak. Bayarannya kurang lebih Rp 5 juta setiap kegiatan besar yang dilakukan di Indonesia.

Akan tetapi jika misi yang dilakukannya gagal ia akan mendapat gaji 50 persen dari gaji yang seharusnya ia terima. Hal tersebut juga merupakan konsekuensinya karena tidak berhasil membuat hujan reda. 

Rara yang dipercaya memiliki kemampuan untuk mengendalikan hujan ini telah melakukan aksinya sejak ia berusia 9 tahun atau kala ia masih duduk dibangku sekolah dasar.

baca juga

Saat bertugas di Mandalika, Rara mendapat Rp 5 juta per harinya. Dalam ajang balap bergengsi ini, Rara di kontrak selama 21 hari terhitung sejak 1 maret hingga 20 Maret kemarin. 

Jika ditotal bayaran pawang hujan di MotoGP Mandalika, Rara selama 21 hari sebesar Rp 105 juta. Kendati bayaran yang rerima cukup besar, ia mengaku bahwa pekerjaan yang dijalani juga tergolong tidak mudah. Bahkan ia selama beberapa hari harus rela tidak tidur demi berhasilnya ritual yang dijalani. 

Di Mandalika, ternyata Rara tidak hanya ditugaskan untuk memindahkan hujan saja, lho. Tetapi ia juga diminta untuk menurunkan hujan di sirkuit.

Pada tanggal 9 hingga 11 Maret lalu, Rara diminta untuk menurunkan gerimis. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya suhu aspal di sirkuit dingin karena belum lama diaspal. 

Tak hanya di Mandalika, Rara juga pernah dipercaya mengendalikan hujan dalam ajang Asian Games 2018 dan AFC U-19 saat Indonesia melawan Jepang. Namun sayang Rara gagal memindahkan hujan.

Ia mengaku kala itu sedang datang bulan, sehingga energinya terkuras. Selain menjadi pawang hujan, Rara juga dikenal sebagai seorang yang dapat pembaca kartu tarot dan dapat meramal beberapa artis tanah air. 

Demikian ulasan mengenai bayaran pawang hujan di MotoGP Mandalika. Rara Istiani Wulandari alias Rara si pawang hujan berhasil meredakan hujan lebat jelang ajang balap MotoGP. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jubir Habib Rizieq Anggap Ritual Pawang Hujan di MotoGP Mandalika Sukses Mengundang Murka Allah SWT

Jubir Habib Rizieq Anggap Ritual Pawang Hujan di MotoGP Mandalika Sukses Mengundang Murka Allah SWT

News | Senin, 21 Maret 2022 | 22:57 WIB

Wagub DKI Isyaratkan Tak Pakai Pawang Hujan Dalam Balapan Formula E Jakarta

Wagub DKI Isyaratkan Tak Pakai Pawang Hujan Dalam Balapan Formula E Jakarta

Jakarta | Senin, 21 Maret 2022 | 21:48 WIB

Balapan Formula E Jakarta Dinilai Tak Perlu Pakai Pawang Hujan, Ini Alasannya

Balapan Formula E Jakarta Dinilai Tak Perlu Pakai Pawang Hujan, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 21 Maret 2022 | 21:36 WIB

Sejarah Pawang Hujan di Indonesia hingga Menjadi Sorotan Dunia Usai Tampil di MotoGP Mandalika 2022

Sejarah Pawang Hujan di Indonesia hingga Menjadi Sorotan Dunia Usai Tampil di MotoGP Mandalika 2022

News | Senin, 21 Maret 2022 | 20:40 WIB

Polemik Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Eko Kuntadhi Beri Sindiran Keras Soal Ibadah Minta Hujan

Polemik Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Eko Kuntadhi Beri Sindiran Keras Soal Ibadah Minta Hujan

Bogor | Senin, 21 Maret 2022 | 20:25 WIB

Tsamara Amany Bela Pawang Hujan dan Singgung Sifat Kebarat-baratan, Publik: Kalo Sakit ke Dukun ya, Non

Tsamara Amany Bela Pawang Hujan dan Singgung Sifat Kebarat-baratan, Publik: Kalo Sakit ke Dukun ya, Non

Bekaci | Senin, 21 Maret 2022 | 20:16 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×