Bukan Melulu soal Gizi, Jokowi Sebut Pencegahan Stunting juga Harus Disiapkan Calon Pengantin

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 24 Maret 2022 | 13:20 WIB
Bukan Melulu soal Gizi, Jokowi Sebut Pencegahan Stunting juga Harus Disiapkan Calon Pengantin
Presiden Jokowi saat meninjau rumah warga Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (24/3/2022). (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyinggung target penurunan angka stunting hingga di bawah 14 persen pada 2024. Menurutnya, upaya penurunan tersebut harus mulai dipersiapkan bahwa sebelum pernikahan.

Jokowi mengatakan bahwa program penurunan angka stunting itu bukan hanya berkutat pada gizi saja. Akan tetapi juga diperhatikan mulai dari pra pernikahan.

"Kami harapkan saya lihat di lapangan stunting tidak hanya urusan gizi anak tapi dimulai dari calon pengantin yang harus disiapkan, agar mereka tahu apa yang harus disiapkan sebelum nanti menikah dan sebelum hamil. Harus mengerti betul apa yang dilakukan," kata Jokowi sebagaimana dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/3/2022).

Hal tersebut disampaikan Jokowi karena apabila tidak ada persiapan maka akan keliru ke depannya. Dengan begitu, menurutnya perlu ada pendampingan bagi calon-calon pengantin supaya tahu apa yang harus dilakukan terutama untuk pemberian gizi kepada anak.

Kemudian, ia juga menekankan bahwa upaya penurunan angka stunting bukan hanya untuk urusan pemberian makanan tambahan dan gizi anak. Namun juga terkait dengan lingkungan anak.

"Tapi saya juga melihat langsung di lapangan rumah-rumah yang kita tahu rata-rata memang yang stunting tinggal di rumah yang tidak layak huni dan ini juga yang akan kita intervensi," ujarnya.

Dengan begitu, intervensi penurunan stunting perlu dilakukan secara terpadu. Seperti misalnya di NTT yang juga harus memperhatikan kualitas air.

"Di NTT urusan air bukan perkara mudah, itu juga dikerjakan terpadu semuanya yang akan menyebabkan target yang ingin kita raih 14 persen tercapai. Tanpa kerja terpadu dari pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan seluruh masyarakat saya kira sangat sulit mencapai target yang kita tentukan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Jokowi Rombak Kabinet Menteri Sehabis Lebaran, PKB: Seandainya Presiden Mau, Mungkin Reshuffle Terakhir

Prediksi Jokowi Rombak Kabinet Menteri Sehabis Lebaran, PKB: Seandainya Presiden Mau, Mungkin Reshuffle Terakhir

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:16 WIB

Dibandingkan Rezim Jokowi, Masyarakat Lebih Puas dengan Masa Kepemimpinan SBY

Dibandingkan Rezim Jokowi, Masyarakat Lebih Puas dengan Masa Kepemimpinan SBY

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:10 WIB

Terbang ke NTT, Cerita Jokowi Beli Daun Singkong, Bagi-bagi Uang hingga Warga Rebutan Kaos di Pasar

Terbang ke NTT, Cerita Jokowi Beli Daun Singkong, Bagi-bagi Uang hingga Warga Rebutan Kaos di Pasar

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:38 WIB

Menohok! PKB Minta Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Fokus Kerja, Jangan Terselubung Bikin Kampanye Pilpres 2024!

Menohok! PKB Minta Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Fokus Kerja, Jangan Terselubung Bikin Kampanye Pilpres 2024!

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 09:49 WIB

Terkini

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:16 WIB

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:57 WIB

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:52 WIB

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:45 WIB

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:25 WIB

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:16 WIB

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 18:06 WIB