Gelar Uji Coba, Korea Utara Tembakkan Tipe Baru Rudal Balistik

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 25 Maret 2022 | 14:10 WIB
Gelar Uji Coba, Korea Utara Tembakkan Tipe Baru Rudal Balistik
DW

Suara.com - Korea Utara menembakkan rudal balistik antarbenua di lepas pantai timur, menurut laporan Jepang dan Korea Selatan. Kejadian itu berlangsung kurang dari dua minggu setelah Washington menuduh Pyongyang menguji sistem ICBM.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan Korea Utara menembakkan rudal balistik antarbenua, ICBM (Intercontinental Ballistic Missile), yang diduga dilakukan pada hari Kamis (24/03).

"Ini merupakan ancaman serius bagi semenanjung Korea, kawasan, dan komunitas internasional,” ujar Moon dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa tindakan itu adalah "pelanggaran yang jelas” terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

Uji coba ini adalah "pelanggaran penangguhan peluncuran rudal balistik antarbenua yang dijanjikan oleh Pimpinan Kim Jong Un kepada komunitas internasional,” tambah Moon.

Pihak berwenang Jepang mengatakan rudal itu terbang selama sekitar 71 menit ke ketinggian sekitar 6.000 kilometer dengan jangkauan 1.100 kilometer dari lokasi peluncuran.

Senjata paling kuat yang diuji sejak 2017

Uji coba tersebut menandai pertama kalinya Pyongyang meluncurkan senjata yang begitu kuat sejak 2017.

Resolusi Dewan Keamanan PBB telah melarang semua uji coba rudal balistik dan nuklir Korea Utara serta memberikan sanksi pada program senjatanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Jepang mengatakan Korea Utara mungkin telah menembakkan "tipe baru” ICBM ke laut lepas di Pantai Timur Semenanjung Korea. Penjaga pantai Jepang mengatakan rudal diduga mendarat di 170 kilometer lepas pantai utara Jepang, yang berada dalam zona ekonomi eksklusif Jepang.

baca juga

Setelah peluncuran rudal milik Korea Utara, Korea Selatan menembakkan roketnya sendiri ke Laut Jepang.

"Menanggapi peluncuran ICBM, militer kami bersama-sama menembakkan rudal dari darat, laut, udara,” kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Washington dan Tokyo melayangkan protes Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, yang berada di Brussel untuk menghadiri KTT G7 terkait perang di Ukraina, mengatakan peluncuran itu adalah "tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima.”

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan Tokyo telah mengajukan protes keras atas uji coba rudal tersebut.

Gedung Putih dan militer Amerika Serikat juga mengutuk peluncuran tersebut dan meminta Pyongyang untuk menahan diri dari tindakan destabilisasi lebih lanjut.

"Peluncuran ini merupakan pelanggaran berani terhadap beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB dan secara tidak perlu meningkatkan ketegangan dan berisiko mengganggu stabilitas situasi keamanan di kawasan itu,” kata juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki.

Para ahli sebelumnya telah menunjukkan kemungkinan Korea Utara mengeksploitasi perhatian di Ukraina untuk melakukan tes, meskipun yang lain mengatakan bahwa Pyongyang meningkatkan pengujian sebelum perang pecah.

AS dan Korea Selatan memperingatkan tentang uji coba ICBM Washington dan Seoul menuduh Pyongyang menembakkan rudal yang merupakan bagian dari sistem ICBM baru kurang dari dua minggu lalu.

Kedua negara memperingatkan bahwa Korea Utara mungkin sedang bersiap untuk menguji ICBM jarak penuh.

Para pejabat AS mengatakan setidaknya dua uji coba baru-baru ini, satu dilakukan pada 27 Februari dan yang lainnya pada 5 Maret, melibatkan Hwasong-17, sistem ICBM terbesar Pyongyang.

Seorang pejabat AS mengatakan bahwa tujuan ini kemungkinan untuk "mengevaluasi sistem baru ini sebelum melakukan uji coba pada jarak penuh di masa depan, yang berpotensi menyamar sebagai peluncuran luar angkasa."

Untuk tahun 2022 saja, Korea Utara telah meluncurkan sekitar 10 proyektil. Mereka juga telah menguji senjata lain, seperti peluncur roket jarak pendek beberapa hari yang lalu.

AS dan 10 negara lainnya mengutuk uji coba rudal Korea Utara yang berulang dalam sebuah pernyataan setelah rapat Dewan Keamanan tertutup pada 8 Maret lalu. yas/ha (AFP, Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Terkini

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×