Seusai Bertemu Dubes Ukraina, DPR Minta Rusia Hentikan Perang

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 25 Maret 2022 | 16:36 WIB
Seusai Bertemu Dubes Ukraina, DPR Minta Rusia Hentikan Perang
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menerima kunjungan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin di Gedung DPR. Seusai Bertemu Dubes Ukraina, DPR Minta Rusia Hentikan Serangan dan Utamakan Dialog. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menerima kunjungan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin di Gedung DPR. Dalam pertemuan tersebut, Muhaimin menangkap beberapa harapan Ukraina terhadap pemerintah Indonesia.

Muhaimin mengatakan melalui Dubes Vasyl, Ukraina berharap Indonesia dapat berperan aktif untuk menghentikan perang melalui cara-cara hubungan Indonesia dengan Rusia.\

"Salah satunya beliau (Vasyl) berharap G20 menjadi sarana penting untuk meminta Putin menghentikan serangan serangan perang pada Ukraina," kata Muhaimin menyampaikan harapan Dubes, Jumat (25/3/2022).

Dari pertemuan dengan Vasyl, Muhaimin mengetahui bahwa saat ini Ukraina dalam posisi yang sangat sulit dampak kerusakaan akibat operasi militer yang digencarkan Rusia.

Karena hal itu, Muhaimin mewakili parlemen Indonesia menginbau Rusia untuk mengedepankan dialog.

"Kami mengimbau kepada Rusia untuk menghentikan serangan-serangan dan perang agar terjadi dialog dan pertemuan perdamaian," kata Muhaimin.

Bertemu Dubes Rusia

Sebelumnya Muhaimin lebih dulu menerima kunjungan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta.

Lyudmila didampingi para staf Kedubes Rusia di RI, sermentara Gus Muhaimin didampingi anggota DPR RI F-PKB Daniel Johan dan Wasekjen PKB Dita Indah Sari.

baca juga

Dalam keterangannya seusai pertemuan, Gus Muhaimin berterimakasih kepada Dubes Lyudmila yang sudah berkunjung ke rumah rakyat di Senayan. Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin juga menyampaikan sejumlah pandangan.

“Tentu kami berharap segera tercipta suasana damai di Ukraina yang kita sangat khawatir Ukraina ini bisa menjadi pemicu perang global,” ujar Gus Muhaimin, Jakarta, Kamis (24/3/22).

“Supaya tidak jadi pemicu, kita berharap banyak pada Rusia untuk mempercepat keadaan ini, sehingga jadi lebih damai,” sambung Gus Muhaimin.

Menurut Gus Muhaimin, suasana di Ukraina mengingatkan untuk membangun tata dunia baru yang lebih damai, tidak ada ketegangan militer antar negara.

“Tidak ada ketegangan antara barat dan timur, yang penting kita ingin Rusia menjadi motor utama lokomotif perdamaian tata dunia baru yang manusiawi, adil, demokratis, kemanusiaan dan damai,” papar Gus Muhaimin, yang juga Ketua Umum DPP PKB ini.

Di pertemuan tersebut, Gus Muhaimin berharap, tata dunia baru itu betul-betul  adil, tidak terjadi perang di timur tengah maupun perang di Asia Selatan.

“Terima kasih Ibu Duta besar yang memberikan kita banyak pandangan, sehingga kita semakin objektif dalam menilai perang yang paling penting perang harus bisa cepat dihentikan,” tutur Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin menekankan, Indonesia ingin ketegangan Rusia-Ukraina segera selesai.

“Segera mengakhiri perang dan Rusia mengatasi keadaan dengan cepat,” pungkas Gus Muhaimin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Perang Rusia-Ukraina: Inflasi di Negara Industri, Kelaparan di Negara Miskin

Efek Perang Rusia-Ukraina: Inflasi di Negara Industri, Kelaparan di Negara Miskin

Video | Jum'at, 25 Maret 2022 | 16:00 WIB

Lewat KTT G20, Jokowi Bisa Bicara dengan Putin dan Joe Biden Akhiri Perang Rusia Vs Ukraina

Lewat KTT G20, Jokowi Bisa Bicara dengan Putin dan Joe Biden Akhiri Perang Rusia Vs Ukraina

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 15:27 WIB

Bagaimana Seharusnya Sikap Indonesia Hadapi Tekanan Barat Soal Rencana Putin Hadiri KTT G20 di Bali?

Bagaimana Seharusnya Sikap Indonesia Hadapi Tekanan Barat Soal Rencana Putin Hadiri KTT G20 di Bali?

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:06 WIB

Perang Rusia-Ukraina: Cerita Guru Perempuan Selamat dari Ledakan Bom

Perang Rusia-Ukraina: Cerita Guru Perempuan Selamat dari Ledakan Bom

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×