Soroti Dukungan Jokowi 3 Periode, Perludem Ungkap Strategi Jahat Negara Otoriter, Salah Satunya Bikin Presiden Boneka

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 30 Maret 2022 | 17:46 WIB
Soroti Dukungan Jokowi 3 Periode, Perludem Ungkap Strategi Jahat Negara Otoriter, Salah Satunya Bikin Presiden Boneka
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Apdesi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni membongkar strategi pihak-pihak yang ingin menghindari adanya pembatasan masa jabatan presiden. Hal itu terlihat dari adanya keinginan Asosiasi Pemerintah Desan Seluruh Indonesia (APDESI) untuk mendeklarasikan Presiden Joko Widodo 3 periode. 

Titi mengatakan, dengan adanya deklarasi semacam dilakukan APDESI tersebut sengaja dilakukan untuk membangun narasi populis kepemimpinan. 

"(Banyak deklarasi), iya karena memang narasi yang ingin dibangun adalah populisme kepemimpinan yang itu akan menjadi legitimasi kebutuhan-kebutuhan untuk penundaan pemilu memperpanjang masa jabatan atau pun tiga periode," kata Titi dalam diskusi bertajuk 'Gaduh Siasat Politik Tunda Pemilu', Rabu (30/3/2022). 

Titi mengatakan, adanya deklarasi untuk mendukung presiden 3 periode memang merupakan strategi. Menurutnya, strategi itu biasanya digunakan oleh negara-negara otoriter yang ingin menghindari pembatasan masa jabatan. 

Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. (Suara.com/Tyo)
Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. (Suara.com/Tyo)

"Jadi pembatasan masa jabatan presiden itu bisa dilakukan satu, dilakukan amandemen konstitusi, yang kedua membuat konstitusi baru, yang ketiga itu jadi presiden penempatan presiden boneka gitu ya yang menjalankan kekuasaan dikendalikan oleh orang di belakang dia. Yang terakhir itu delay election menunda pemilu," tuturnya. 

"Jadi memang ada beberapa cara-cara yang dilakukan untuk menghindati pembatasan masa jabatan," sambungnya. 

Titi juga mengungkap adanya strategi lain untuk melanggengkan kekuasaan tersebut, yakni dengan memanfaatkan putusan pengadilan. Strategi-strategi itu dilakukan dengan membangun narasi populisme kepemimpinan, jadi Presiden digambarkan seolah bekinerja baik dan masih dibutuhkan. 

Namun ia mewanti-wanti, jika strategi tersebut terus dilakukan maka hanya akan berujung terjadinya krisis demokrasi. 

"Tetapi sekali lagi kalau kita belajar dari banyak negara strategi-strategi tu berujung pada krisis demokrasi contohnya di Guinea presiden 3 periode kemudian diikuti oleh kudeta militer ini yang kemudian kita tidak menghendaki itu," tandasnya. 

baca juga

Para Kades Dukung Jokowi 3 Periode

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum Apdesi Surtawijaya yang menyatakan pihaknya mendukung wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo tiga periode. Surtawijaya menyebut kalau Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi siap deklarasi dukung Jokowi tiga periode. 

Surtawijaya menjelaskan, dukungan tersebut bukan semata-mata keinginan mendadak dari para kepala desa. 

Namun ia menganggap kalau Apdesi memiliki utang kepada Jokowi yang sudah mengabulkan tuntutan, di mana salah satunya ialah mengubah aturan mekanisme gaji kepala desa dari tiga bulan sekali menjadi satu bulan sekali. 

"Beliau kabulkan. Sekarang kami punya timbal balik, beliau peduli sama kami," ujarnya. 

Awalnya, Apdesi hendak melakukan deklarasi bersamaan dengan Silahturahmi Nasional (Silatnas) Apdesi 2022 yang digelar pada hari yang sama. Namun, Surtawijaya menyebut sempat dilarang oleh sejumlah pihak. 

"Tadinya mau hari ini, dilarang sama semua. Saya capek dilarang sono-sini," ucapnya. 

Surtawijaya menegaskan tidak ada pihak yang mengarahkan Apdesi untuk mendukung Jokowi tiga periode. Ia mengklaim kalau dukungan itu murni berasal dari para kepala desa yang merasa banyak dibantu oleh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapi Santai saat Ditanya soal Teriakan Kepala Desa Dukung 3 Periode, Jokowi: Hehehe...

Tanggapi Santai saat Ditanya soal Teriakan Kepala Desa Dukung 3 Periode, Jokowi: Hehehe...

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 17:30 WIB

Ribuan Kepala Desa Diskakmat Gegara Teriakkan Jokowi 3 Periode: Nggak Elok!

Ribuan Kepala Desa Diskakmat Gegara Teriakkan Jokowi 3 Periode: Nggak Elok!

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 16:32 WIB

Wacana Jokowi 3 Periode, Politisi Demokrat Ungkap Skenario Pelanggengan Kekuasaan hingga Gerakan Teroris Konstitusi

Wacana Jokowi 3 Periode, Politisi Demokrat Ungkap Skenario Pelanggengan Kekuasaan hingga Gerakan Teroris Konstitusi

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 15:09 WIB

Kepala Desa se-Indonesia Dukung Jokowi Tiga Periode, Ali Ngabalin: Enggak Apa-Apa, Jangan Dihalangi Mereka

Kepala Desa se-Indonesia Dukung Jokowi Tiga Periode, Ali Ngabalin: Enggak Apa-Apa, Jangan Dihalangi Mereka

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:22 WIB

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:18 WIB

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:10 WIB

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Foto | Senin, 09 November 2026 | 06:00 WIB

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

Bri | Senin, 09 November 2026 | 05:39 WIB

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

×