Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tidak Puas Pada Jokowi Soal Harga Sembako

Erick Tanjung, Stefanus Aranditio

Rabu, 30 Maret 2022 | 18:58 WIB
Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tidak Puas Pada Jokowi Soal Harga Sembako
Presiden Joko Widodo (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Survei Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat tidak puas dengan kinerja pemerintah Joko Widodo dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok tahun ini.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani memaparkan, 41 persen warga menyatakan tidak puas dengan harga bahan pokok yang diatur pemerintah sekarang.

"Ada penilaian yang sangat negatif pada kinerja pemerintah Jokowi dalam membuat harga kebutuhan pokok yang terjangkau, ada 41 persen warga yang menilai kinerja pemerintah sekarang lebih buruk dibanding tahun lalu. Yang mengatakan lebih baik hanya 23 persen,” kata Deni dalam jumpa pers, Rabu (30/3/2022).

Deni mengungkapkan, angka tersebut merupakan penilaian terburuk pada pemerintahan Jokowi dalam tiga tahun terakhir dalam urusan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. "Ini yang terburuk dalam tiga tahun terakhir," tegasnya.

Hal ini berpengaruh pada tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi yang saat ini berada di angka 64,6 persen, padahal dalam tiga bulan terakhir masih di angka 71,7 persen masyarakat menyatakan puas. “Kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi berhubungan dengan evaluasi atas kondisi ekonomi, politik, keamanan, dan penegakan hukum,” jelasnya.

Sementara yang menyatakan sebaliknya, kurang atau sangat tidak puas ada sebanyak 32,2 persen responden. Pada saat yang sama, penilaian negatif pada kinerja presiden mengalami kenaikan dari 25,3 persen pada Desember 2021 menjadi 32,2 persen pada Maret 2022

Survei ini dilakukan pada 1.220 responden yang dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84 persen. Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling). Wawancara terhadap responden dilakukan secara tatap muka pada 13 - 20 Maret 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Candi Borobudur, Jokowi Minta Bikin Seni Pertunjukkan Secara Rutin

Tinjau Candi Borobudur, Jokowi Minta Bikin Seni Pertunjukkan Secara Rutin

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 18:35 WIB

Hasil Survei SMRC: Warga Puas dengan Kinerja Jokowi Tangani Masalah Ekonomi

Hasil Survei SMRC: Warga Puas dengan Kinerja Jokowi Tangani Masalah Ekonomi

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 17:48 WIB

Ribuan Kepala Desa Diskakmat Gegara Teriakkan Jokowi 3 Periode: Nggak Elok!

Ribuan Kepala Desa Diskakmat Gegara Teriakkan Jokowi 3 Periode: Nggak Elok!

News | Rabu, 30 Maret 2022 | 16:32 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB