Kirim Surat Ke Jokowi, Petinggi OPM: Anda Presiden Kriminal Seperti Hitler!

Bangun Santoso, Stefanus Aranditio

Rabu, 06 April 2022 | 12:05 WIB
Kirim Surat Ke Jokowi, Petinggi OPM: Anda Presiden Kriminal Seperti Hitler!
Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). [Biro Pers]

Suara.com - Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, mereka mencap sifat Jokowi tak jauh beda dengan pemimpin NAZI, Adolf Hitler.

Ketua Dewan Diplomatik TPNPB-OPM, Akouboo Amatus Douw mengatakan, pengiriman pasukan TNI-Polri yang berlebihan pada zaman Jokowi lebih brutal dan tidak manusiawi karena turut menyerang warga sipil.

"Anda sebetulnya adalah seorang presiden kriminal seperti Hitler di Jerman yang patut dihukum, begitu pula Menkopolhukam, Menhankam, Kapolri dan Panglima TNI adalah semua berwajah haus darah rakyat sipil yang harus patut dihukum," kata Akouboo dalam suratnya kepada Jokowi yang diterima Suara.com, Rabu (6/4/2022).

Dia menyebut Jokowi pantas dihukum dalam pengadilan internasional karena telah memberi label teroris ke Tentara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) tanpa bukti, operasi militer terus-menerus di Papua, tidak mengizinkan Ketua Komisioner HAM PBB, jurnalis, dan pekerja kemanusiaan komite internasional palang merah untuk masuk ke Papua, serta membungkam demokrasi di Papua.

"Anda menggunakan wajah kesejahteraan namun Anda menggunakan racun pemusnah di tanganmu. Anda sembunyi muka akan tetapi dunia tahu dari apa yang militer dan polisi anda lakukan untuk memusnahkan rakyat di Tanah Air Papua Barat," tegasnya.

OPM mendesak pemerintah Indonesia untuk menghentikan serangan bersenjata demi menghentikan korban jiwa dan memulai dialog damai, namun dialog itu harus ditengahi oleh Persatuan Bangsa-Bangsa, bukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Dia meminta Jokowi menyurati Sekjen PBB, Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB untuk menyelesaikan konflik bersenjata melalui mekanisme perundingan dan mediasi yang diatur sesuai Piagam PBB pasal 33 dan 34.

Mereka menolak dialog damai dimoderatori Komnas HAM karena dianggap sebagai bagian dari pemerintah Indonesia.

"Kami tolak Komnas HAM Indonesia memfasilitasi dialog damai karena mempunyai tujuan mengelabui ajakan Dewan HAM PBB “Urgent Aid” ke wilayah konflik bersenjata dan mengelabui Intervensi Dewan Keamanan PBB," tutur Akouboo.

baca juga

Dia juga mendesak Jokowi untuk mengakui ras Rakyat Papua Barat sebagaimana diakui sebagai bagian dari Melanesian Spearhead Group atau organisasi yang beranggotakan negara-negara yang berlatar belakang budaya Melanesia.

"Pengakuan ini telah mencerminkan satu bangsa di wilayah pasifik yang sedang diinvasi oleh salah satu bangsa Asia yakni Indonesia. Anda ikut menyatakan Rusia Invasi Ke Ukraina namun sebaliknya Anda menginvasi wilayah hukum teritorial Papua Barat di wilayah Pasifik," ucap Akouboo.

Menurutnya konflik di Papua adalah konflik bersenjata internasional karena telah terbukti memenuhi dua unsur utama dalam definisi perang yakni sudah memulai berperang dan menunjukan perilaku pihak yang bertikai.

"Rakyat Papua Barat akan menunggu respon balik dari Anda, Tuan Presiden Republik Indonesia. Surat ini di buat demi nama Bangsa Papua Yang Bermartabat dan Merdeka," tutup Akouboo.

Surat ini dibuat dari Australia pada 5 April 2022 oleh Akouboo yang adalah mantan suaka politik di Australia dan salah satu pemimpin gerakan kemerdekaan Papua di luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejadian di Riau, Ini Fakta Video Demo Mahasiswa Bernarasi Tolak Jokowi 3 Periode

Kejadian di Riau, Ini Fakta Video Demo Mahasiswa Bernarasi Tolak Jokowi 3 Periode

Riau | Rabu, 06 April 2022 | 11:49 WIB

Surati Jokowi, Organisasi Papua Merdeka Desak Indonesia Segera Gelar Dialog Damai dengan PBB

Surati Jokowi, Organisasi Papua Merdeka Desak Indonesia Segera Gelar Dialog Damai dengan PBB

News | Rabu, 06 April 2022 | 11:43 WIB

Heboh! Gadis Cantik Ini Rela Ditiduri Helmi Felis Asalkan Presiden Jokowi Lengser Tanggal 11 April

Heboh! Gadis Cantik Ini Rela Ditiduri Helmi Felis Asalkan Presiden Jokowi Lengser Tanggal 11 April

Jawa Tengah | Rabu, 06 April 2022 | 10:15 WIB

Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran, Istana: Mau Aksi Sebesar Apa Pun, Silakan Saja, tapi..

Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran, Istana: Mau Aksi Sebesar Apa Pun, Silakan Saja, tapi..

Bogor | Rabu, 06 April 2022 | 10:01 WIB

Aksi Mahasiswa Tolak Jokowi 3 Periode Kena Sindir Ruhut Sitompul, Disebut Pendukung Barisan Sakit Hati

Aksi Mahasiswa Tolak Jokowi 3 Periode Kena Sindir Ruhut Sitompul, Disebut Pendukung Barisan Sakit Hati

Bekaci | Rabu, 06 April 2022 | 09:01 WIB

6 Bantuan Jokowi buat Lindungi Rakyat Imbas Invasi Rusia ke Ukraina, BLT hingga Pupuk

6 Bantuan Jokowi buat Lindungi Rakyat Imbas Invasi Rusia ke Ukraina, BLT hingga Pupuk

News | Rabu, 06 April 2022 | 08:49 WIB

Pedas! Eggi Sudjana Sindir Pendukung Jokowi 3 Periode: Pendukung Jokowi pada Balik Kanan, Enggak Ada Kekuatan

Pedas! Eggi Sudjana Sindir Pendukung Jokowi 3 Periode: Pendukung Jokowi pada Balik Kanan, Enggak Ada Kekuatan

Jakarta | Rabu, 06 April 2022 | 08:31 WIB

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×