Menunggu Bedug Berbuka Puasa di Candi Jabung Probolinggo, Sambil Santai Nikmati Kesejukan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 08 April 2022 | 11:31 WIB
Menunggu Bedug Berbuka Puasa di Candi Jabung Probolinggo, Sambil Santai Nikmati Kesejukan
Candi Jabung (Antara)

Suara.com - Salah satu tempat enak untuk menunggu buka puasa adalah Candi Jabung di Probolinggo. Tempatnya yang nyaman untuk lesehan, membuat Candi Jabung banyak didatangi orang untuk ngabuburit.

Candi Jabung merupakan candi peninggalan kerajaan Majapahit. Lokasi candi ini ada di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Pengunjung rata-rata berasal dari Kabupaten Probolinggo, berkeliling dan berputar mengelilingi Candi tersebut. Sembari melihat bangunan Candi yang terdapat bermacam-macam gambar di tubuh Candi itu.

Selain itu, ajang selfie pun tak luput dilakukan para muda dan mudi.

Siapapun boleh masuk ke area Candi, namun petugas atau penjaga Candi melarangnya untuk masuk ke sebuah pintu di Candi tersebut.

Rini Wahyuni, seorang warga asal Kraksaan mengaku sangat takjub akan keberadaan Candi Jabung, lukisan-lukisan kuno yang ada di tubuh Candi itu begitu sangat memukau meski sudah tidak tampak jelas lagi.

Rini bersama keluarganya memang sengaja ngabuburit ke Candi Jabung, sembari menantikan berkumandangnya adzan Maghrib dan berbuka puasa.

”Senang sekali ngabuburit ke sini. Tidak hanya kalangan remaja dan pemuda saja, tapi usia menengah ke atas juga banyak yang ke Candi Jabung ini,” katanya saat ngabuburit, Senin (4/4/2022) lalu dikutip dari Times Indonesia.

Menurut sejarah jaman dahulu, Candi Jabung dibangun pada tahun 1354 Masehi, pada masa kebesaran Kerajaan Majapahit.

baca juga

Dalam kitab Nagara Kertagama, Candi Jabung di kunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada tahun 1359 Masehi. Berdasarkan dari kitab Pararaton, Candi ini diperkirakan dibangun untuk tempat pemakaman Bhra Gundul, salah seorang keluarga Raja.

Berdasarkan data dari Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Probolinggo, situs Candi Jabung terdiri dari dua bangunan yang terdiri atas satu bangunan utama dan satu bangunan yang lebih kecil.

Yang menarik adalah material bangunan candi yang berupa batu bata merah berkualitas tinggi yang kemudian diukir dalam bentuk relief.

Struktur bangunan candi yang hanya dari bata merah ini mampu bertahan ratusan tahun.

Candi utama ini terbuat dari batu merah dengan ukuran panjang 13,11 meter, lebar 9,58 meter dan tinggi 15,58 meter.

Ditinjau dari sudut arsitektur Candi Jabung sangat menarik, karena bagian tubuhnya berbentuk bulat (silinder) yang berdiri di atas bagian kaki Candi bertingkat tiga berbentuk persegi.

Sedangkan bagian atapnya berbentuk stupa. Letak pintu bilik Candi berada di sebelah barat, maka Candi Jabung menghadap ke barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS

Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 10:00 WIB

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:45 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar

Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 08:00 WIB

Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo

Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×